Na Willa Tayang di CelebrAsia 2026, Kenalkan Sinema Indonesia di London
- 16 Sep 2026 15:41 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Film keluarga Na Willa menjadi salah satu karya Indonesia yang diputar dalam CelebrAsia 2026 di Battersea Power Station, London, Inggris. Penayangan tersebut merupakan bagian dari program "Celebrate Indonesia at CelebrAsia" yang diselenggarakan KBRI London bersama sejumlah seniman, komunitas budaya, dan pelaku usaha asal Indonesia.
Film yang berlatar kehidupan masyarakat Surabaya itu ditayangkan di The Cinema in the Power Station pada 12 dan 13 September 2026. Pemutaran Na Willa menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang memperkenalkan karya budaya Indonesia kepada pengunjung festival.
Louisa Adreena, pemeran utama yang memainkan karakter Na Willa, juga berkesempatan berinteraksi dengan penonton melalui panggilan video. Para penonton dapat menyampaikan tanggapan mereka secara langsung kepada aktris cilik tersebut seusai pemutaran film.
Na Willa mengisahkan kehidupan seorang anak perempuan berusia enam tahun yang tinggal di Surabaya pada era 1960-an. Ceritanya mengikuti pengalaman Na Willa yang dipenuhi rasa ingin tahu, persahabatan, serta perubahan di lingkungan sekitarnya.
Cerita dalam film disampaikan dari perspektif anak-anak dengan mengambil latar kehidupan Indonesia pada dekade tersebut. Pendekatan itu membuat pengalaman tokoh utama menjadi bagian dari cerita yang diperkenalkan kepada penonton di London.
Duta Besar RI untuk Inggris, Irlandia, dan IMO Desra Percaya mengatakan karya seni dan budaya dapat menjadi media untuk mengenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional. Menurutnya, berbagai bentuk ekspresi kreatif dapat menyampaikan cerita Indonesia secara lebih dekat kepada publik.
"Indonesia memiliki begitu banyak cerita yang layak dikenal dunia. Melalui film, musik, tari, dan berbagai bentuk ekspresi budaya lainnya, kita dapat memperkenalkan Indonesia dengan cara yang lebih dekat dan personal," ujar Desra dalam keterangannya kepada The Strategy.
CelebrAsia merupakan festival tahunan yang mengangkat kekayaan budaya Asia Tenggara di London. Gelaran ketiga berlangsung pada 11-13 September 2026 di Battersea Power Station dan dapat diikuti masyarakat umum. Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, festival tersebut mencatat sekitar 176.000 pengunjung.
Partisipasi Indonesia tidak hanya melalui pemutaran film, tetapi juga pertunjukan angklung, Tari Gentra Pinantri, pencak silat, dan gamelan. Sejumlah kuliner Nusantara serta produk kerajinan dan UMKM Indonesia juga diperkenalkan kepada pengunjung melalui rangkaian acara dan Artisan Market.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....