Drayang Kijang Kencana Pukau Penonton Semua Usia
- 14 Sep 2026 21:42 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Drayang Kijang Kencana Pukau Penonton Semua Usia
RRI. CO. ID, Jakarta - Ratusan pengunjungan semua usia penuhi pertunjukan musikal wayang Drayang Kijang Kencana yg dihelat di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada Minggu 13 September 2026.. Setelah sukses dipentaskan pada 2025, pertunjukan yang mengangkat kisah klasik Ramayana dengan sudut pandang berbeda kembali digelar dengan mengusung tajuk “Semakin Istimewa,” pementasan kali ini hadir dengan sejumlah penguatan dari sisi artistik. Salah satu yang menjadi pembeda adalah menghadirkan Live Gamelan Orchestra yang dimainkan secara langsung untuk membangun energi dan emosi dalam setiap adegan.
Produser Drayang Kijang Kencana, Bagaskoro Putro, mengatakan pementasan kembali dilakukan karena masih banyak masyarakat yang belum sempat menyaksikan pertunjukan tersebut. Selain itu, Swargaloka ingin memperkenalkan kisah wayang kepada generasi muda melalui kemasan pertunjukan musikal yang lebih dekat dengan penonton masa kini.
“Drayang Kijang Kencana masih memiliki perjalanan yang panjang. Kami merasa masih banyak penonton yang belum sempat menyaksikan karya ini, sekaligus masih banyak generasi muda yang belum pernah menikmati kisah wayang dalam kemasan pertunjukan musikal,” kata Bagaskoro.
Kepada rri.co.id Minggu (13/9), Rowena 11 tahun, pelajar kelas 5 SDN IX pagi Cipinang Melayu di Jakarta Timur mengatakan pertunujukan musikal yang ditonton sangat berbeda dengan pertunjukan musikal yang sering ia lihat lewat layar kaca maupun gawai.
“ Aku mau lagi nonton kalau ada pertunjukan seperti ini lagi, seru banget dan lucu karakter yang ada didalam pertunjukan, seperti raksasa raksasanya dan kijang kencananya, pokoknya top deh dan mau lagi nonton kalu ada” kata Rowena
Hal senada juga dikatan Rachel 11 tahun, pelajar kelas 5 SD Budaya II Santo Agustinus, Jakarta Timur akan pengalaman pertama menonton langsung pertunjukan musikal drayang
“ Baru pertama kali nonton yang kayak gini, seru, karna ada berantem berantemnya, kostum binatang binatang di hutan juga lucu lucu” ujarnya
Drayang merupakan singkatan dari Drama Wayang, yakni pertunjukan musikal yang berangkat dari konsep wayang orang. Pertunjukan ini menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dan menggabungkan berbagai elemen seni Nusantara, tidak hanya budaya Jawa.
Berbeda dari wayang orang konvensional, Drayang memadukan drama, tari, musik orisinal, tata artistik, multimedia visual, serta pencahayaan teatrikal dalam satu kesatuan pertunjukan.
Drayang / drama wayang Kijang Kencana menjadi jembatan antara kekayaan tradisi dan estetika panggung modern. Melalui pendekatan tersebut, wayang diharapkan dapat hadir dengan bahasa pertunjukan yang lebih segar, emosional, dan relevan bagi generasi muda.
Sejak 2008 hingga 2025, lebih dari 80 judul Drayang telah dipentaskan. Konsep tersebut dikembangkan untuk memperkenalkan kembali cerita klasik Nusantara kepada generasi muda melalui bahasa pertunjukan yang lebih dekat dengan perkembangan seni pertunjukan modern.
Produksi Drayang Kijang Kencana 2026 melibatkan puluhan seniman lintas disiplin, mulai dari penari, aktor, pemusik, penata artistik hingga tim kreatif. Mereka berkolaborasi selama berbulan-bulan untuk mempersiapkan pertunjukan.
Melalui pementasan ini, Swargaloka menempatkan Drayang sebagai bagian dari upaya pelestarian seni pertunjukan Indonesia melalui inovasi. Selain menghadirkan karya panggung, produksi tersebut juga menjadi ruang kolaborasi bagi seniman muda dan praktisi berpengalaman dari berbagai disiplin seni.
Swargaloka berharap seni pertunjukan berbasis budaya dapat menjangkau publik yang lebih luas sekaligus menunjukkan bahwa cerita dan tradisi Nusantara tetap memiliki ruang untuk berkembang di tengah perubahan zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....