"Jiwa Merah Putih” Melanie Subono Ajak Menghidupkan Kembali Semangat Persatuan
- 30 Agt 2026 15:36 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, musisi sekaligus aktivis kemanusiaan Melanie Subono menghadirkan karya terbarunya melalui single berjudul “Jiwa Merah Putih”. Lagu tersebut menjadi refleksi sekaligus ajakan untuk kembali menghidupkan semangat persatuan yang dinilai semakin memudar di tengah masyarakat.
Berbeda dengan lagu-lagu nasionalisme yang kerap hadir dengan nuansa heroik, “Jiwa Merah Putih” mengajak pendengar memaknai Indonesia dari sisi yang lebih personal. Bagi Melanie, merah putih bukan hanya sekadar bendera atau simbol negara, tetapi merupakan jiwa yang hidup di dalam diri setiap warga Indonesia.
| Baca juga: Ipang Rayakan Proses Bertumbuh |
Dalam proses produksinya, Melanie Subono menggandeng musisi Sumantri serta sejumlah talenta muda dari Generasi Z, di antaranya Chikita Amanda, Nicolas Christopher Padlan, dan Yayaq Kurniawan Akbar. Kolaborasi lintas generasi tersebut menghadirkan aransemen yang lebih segar dan modern, sekaligus tetap mempertahankan karakter kuat Melanie dalam bermusik.
Salah satu bagian paling emosional dalam lagu ini terdapat pada lirik, “Karena aku lahir di sini, di tanah negeriku ini.” Bagi Melanie, kalimat tersebut memiliki makna mendalam. Meski dirinya lahir di Jerman, secara batin ia merasa Indonesia merupakan tanah kelahirannya dan bagian tak terpisahkan dari identitasnya.
“Jiwa Merah Putih adalah jiwa yang bebas. Mencintai merah putih dengan kebebasannya, dan menjadi Indonesia di dalam jiwanya,” ujar Melanie Subono.
Tak berhenti pada karya musik, “Jiwa Merah Putih” juga diproyeksikan menjadi bagian dari sebuah gerakan sosial. Melanie menyiapkan video musik yang melibatkan Tim Nasional Amputasi Indonesia. Keterlibatan tersebut menjadi simbol bahwa kecintaan terhadap Indonesia tidak mengenal batas kondisi fisik maupun latar belakang seseorang.
Melanie berharap lagu ini dapat menjadi pengingat bahwa Indonesia bukan sekadar identitas yang tercantum dalam kartu tanda penduduk, melainkan rumah bersama yang harus dijaga dan dirawat oleh seluruh masyarakat. Melalui “Jiwa Merah Putih”, Melanie Subono kembali memperlihatkan bagaimana musik dapat menjadi ruang untuk menyampaikan refleksi, kritik, harapan, sekaligus ajakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....