Bradie Nara Dirikan Platform Pendampingan Studi ke Luar Negeri
- 27 Agt 2026 14:36 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Bradie Nara Dirikan Platform Pendampingan Studi ke Luar Negeri
RRI.CO.ID, Jakarta - Bradie Nara, pemuda asal Sidoarjo, mendirikan studilanjut.id, sebuah platform yang memberikan informasi dan pendampingan bagi calon mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Bradie menceritakan perjalanan tersebut saat hadir sebagai narasumber dalam program Sore Ceria di Pro 2 FM Jakarta, Rabu (12/8/2026). Ia menjelaskan bahwa gagasan membangun platform tersebut berawal dari pengalamannya ketika mencari informasi untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri.
Setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren dan menjalani masa jeda selama satu tahun, Bradie memperoleh beasiswa JASSO untuk menempuh pendidikan pada program internasional jurusan Bisnis di Jepang. Dalam proses persiapannya, ia mengaku mengalami kesulitan memperoleh informasi dan pendampingan terkait pendaftaran kuliah di luar negeri.
“Waktu aku apply buat kuliah ke luar negeri dulu, aku sama orang tua awam banget tentang study abroad. Keresahan itu yang membuat aku berinisiatif membentuk platform yang bisa bantu anak-anak Indonesia agar tidak bingung seperti aku,” ujar Bradie.
Pengalaman tersebut kemudian mendorong Bradie dan timnya membentuk studilanjut.id. Platform itu menyediakan pendampingan bagi calon mahasiswa yang sedang mempersiapkan studi di luar negeri.
Menurut Bradie, sekitar 60 mentor yang tergabung dalam studilanjut.id merupakan mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di sejumlah negara, termasuk Jepang, Tiongkok, Amerika Serikat, Australia, Inggris, dan Hong Kong.
Layanan pendampingan mencakup pemetaan minat dan potensi, penyusunan portofolio, pengarahan penulisan esai, serta informasi mengenai peluang kerja paruh waktu bagi mahasiswa.
Selain membagikan informasi melalui media sosial, studilanjut.id juga mengadakan kegiatan secara langsung. Salah satunya Studi Lanjut Festival 2026 yang diselenggarakan di Universitas Indonesia.
Bradie mengatakan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai daerah. Sejumlah agenda yang diselenggarakan meliputi seminar, diskusi kelompok, serta sesi berbagi pengalaman bersama mahasiswa dan alumni yang pernah menempuh pendidikan di luar negeri.
Melalui platform tersebut, Bradie berharap calon mahasiswa Indonesia dapat memperoleh informasi dan pendampingan yang lebih mudah dalam mempersiapkan pendidikan di luar negeri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....