Dari Kampus ke Studio, Mahasiswa As-Syafi’iyah Tampil di Drama Radio RRI
- 27 Agt 2026 10:25 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Mahasiswa As-Syafi’iyah Antusias Ikuti Rekaman Drama Radio di RRI Jakartav
- Di Balik Mikrofon, Empat Mahasiswa As-Syafi’iyah Hidupkan Cerita Drama Radio
RRI.CO.ID, Jakarta – Empat mahasiswa Universitas Islam As-Syafi’iyah mendapat pengalaman menarik dengan terlibat langsung dalam produksi sandiwara drama radio di Programa 2 RRI Jakarta.
Keempat mahasiswa tersebut yakni Achmad Dzulfikry Rodhin, Ulil Albab Fuqoha, Ijma Alfiatunida Rahendi, dan Muhammad Roihan. Mereka merupakan mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam semester 6.
Kegiatan rekaman berlangsung di Gedung RRI Jakarta, lantai 5, Rabu (26/8/2026), mulai pukul 14.00 WIB. Dalam kesempatan tersebut, mereka dipercaya membawakan sejumlah peran dalam dua judul sandiwara drama radio, yakni “Janji Kita” dan “Di Hari Senja”.

Proses produksi berlangsung dalam suasana serius namun tetap penuh keakraban. Para mahasiswa diarahkan oleh sutradara Estu Irena, sementara proses teknis rekaman didukung oleh sound engineer Berlian Herlambang.
Bagi para mahasiswa, kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga karena mereka tidak hanya belajar teori komunikasi dan penyiaran di bangku kuliah, tetapi juga dapat merasakan secara langsung proses produksi program radio profesional.
Salah satu perwakilan mahasiswa mengaku sangat senang mendapat kesempatan untuk melakukan rekaman di RRI Jakarta.
“Kami sangat senang diberi kesempatan untuk melakukan rekaman di RRI Jakarta dan mendapatkan peran yang sangat menarik dari sutradara, Bu Estu Irena,” ujarnya.
Ia mengatakan, pengalaman tersebut memberikan wawasan baru mengenai bagaimana sebuah drama radio diproduksi, mulai dari pendalaman karakter, penghayatan dialog, hingga proses rekaman di dalam studio.
Menurutnya, keterlibatan dalam produksi drama radio juga menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan berbicara, ekspresi suara, serta membangun kepercayaan diri di depan mikrofon.
Drama radio sendiri memiliki karakteristik yang berbeda dengan drama visual. Para pemain dituntut mampu menyampaikan emosi, suasana, dan karakter hanya melalui suara, dialog, intonasi, serta penghayatan peran.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi para mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam untuk semakin memahami dunia penyiaran sekaligus mengembangkan keterampilan komunikasi yang mereka miliki.
Kegiatan produksi sandiwara drama radio ini juga menjadi salah satu bentuk pengalaman nyata bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan kerja penyiaran secara langsung, khususnya di lembaga penyiaran publik seperti RRI.
Dengan pengalaman tersebut, para mahasiswa diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang komunikasi, penyiaran, maupun produksi konten audio.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....