The Script Kembali, Jakarta Jadi Tujuan Utama
- 28 Agt 2026 20:59 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Kabar gembira bagi penggemar musik rock internasional. Band asal Irlandia, The Script, memastikan kembali menyambangi Asia Tenggara pada 2027. Setelah sukses besar dalam tur Satellites 2025, The Script akan membawa album terbaru The User's Guide to Being Human dalam rangkaian tur yang mencakup Manila, Singapura, dan Jakarta.
Album terbaru tersebut resmi dirilis pada 14 Agustus 2026. Sebelum album hadir secara penuh, The Script telah memperkenalkan single “Man in the Arena” yang kini sudah dapat dinikmati pendengar. Setelah perilisan album, perjalanan musik mereka berlanjut melalui rangkaian tur di Asia, Inggris, Eropa, hingga Australia.
Untuk kawasan Asia Tenggara, The Script dijadwalkan tampil di Manila pada 18 hingga 20 Maret 2027, Singapura pada 31 Maret, dan Jakarta pada 3 April 2027. Antusiasme penggemar bahkan sudah terlihat di Manila, ketika konser 18 dan 19 Maret langsung terjual habis sehingga penyelenggara menambahkan pertunjukan pada 20 Maret.
Besarnya antusiasme tersebut bukan tanpa alasan. Dalam tur Satellites pada 2025, seluruh konser The Script di Asia Tenggara tercatat sold out. Mereka tampil di Singapura, Kuala Lumpur, Manila, Jakarta, Surabaya, dan Bangkok. Capaian itu memperlihatkan kuatnya hubungan The Script dengan para penggemarnya di kawasan Asia Tenggara.
Kehadiran kembali The Script juga membawa cerita baru secara musikal. Album The User's Guide to Being Human direkam di Topanga Canyon, Los Angeles, dan disebut menjadi penanda fase kreatif baru bagi band tersebut. Setelah album Satellites yang banyak berangkat dari pengalaman duka Danny O'Donoghue atas kepergian Mark Sheehan pada 2023, karya terbaru ini membawa semangat, harapan, dan tujuan yang lebih jelas.
Menariknya, proses kreatif album baru berlangsung cukup cepat setelah tur Satellites berakhir. Danny kembali menulis dan merekam materi baru bersama Andrew Frampton, Steve Kipner, dan Jimbo Barry. Ketiganya sebelumnya telah terlibat dalam sejumlah lagu populer The Script, termasuk Hall of Fame, The Man Who Can't Be Moved, dan Breakeven.
Single “Man in the Arena” menjadi salah satu gambaran energi baru tersebut. Lagu ini dibangun dari irama R&B yang kemudian berkembang menjadi chorus besar dengan karakter rock khas The Script. Pesannya menyoroti keberanian orang yang mau turun langsung ke “arena”, mengambil risiko, berjuang, bahkan menghadapi kegagalan, dibandingkan mereka yang hanya berdiri sebagai pengkritik.
Inspirasi lagu tersebut berasal dari pidato terkenal Theodore Roosevelt tentang keberanian berada di dalam arena. Bagi Danny, gagasan itu memiliki energi yang kuat untuk diterjemahkan menjadi lagu. Pesannya sederhana namun relevan: penghargaan bukan semata-mata untuk mereka yang menilai dari kejauhan, melainkan untuk orang yang berani mencoba dan menghadapi konsekuensi dari pilihannya.
Sepanjang kariernya, The Script telah mencatat sejumlah pencapaian besar, termasuk enam album nomor satu di Inggris, delapan album nomor satu di Irlandia, lebih dari 14 miliar streaming, serta penjualan lebih dari lima juta album. Mereka juga telah menjual lebih dari 4,5 juta tiket konser sepanjang karier dan memperoleh berbagai sertifikasi Platinum di sejumlah negara.
Kini, Asia Tenggara kembali menjadi salah satu panggung penting bagi perjalanan global The Script. Bagi penggemar Indonesia, jadwal 3 April 2027 di Jakarta menjadi kesempatan untuk kembali menikmati langsung lagu-lagu yang telah menemani perjalanan banyak pendengar. Dengan album baru dan semangat kreatif yang berbeda, The Script datang bukan hanya membawa konser, tetapi juga babak baru perjalanan musik mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....