The Script Kembali ke Asia Tenggara, Siap Guncang Jakarta pada Tur 2027

  • 23 Agt 2026 18:34 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Band rock asal Irlandia, The Script, resmi mengumumkan rangkaian tur Asia Tenggara yang akan digelar pada Maret hingga April 2027. Pengumuman ini hadir setelah kesuksesan besar tur dunia "Satellites" pada 2025 yang berhasil mencatatkan konser-konser sold out di berbagai negara, termasuk Indonesia. Jakarta menjadi salah satu kota yang akan disinggahi The Script pada 3 April 2027.

Kembalinya The Script ke Asia Tenggara disambut antusias para penggemar. Di Filipina, konser yang dijadwalkan berlangsung pada 18 dan 19 Maret 2027 di Manila Arena langsung terjual habis, sehingga pihak promotor menambahkan satu pertunjukan ekstra pada 20 Maret 2027. Selain Manila, The Script juga akan tampil di Singapore Indoor Stadium pada 31 Maret 2027 sebelum melanjutkan tur ke Jakarta.

Popularitas The Script di kawasan Asia Tenggara terus menunjukkan peningkatan. Pada tur "Satellites" 2025, seluruh konser mereka di Singapura, Malaysia, Filipina, Indonesia, dan Thailand berhasil terjual habis. Kesuksesan tersebut menegaskan posisi Asia Tenggara sebagai salah satu pasar terpenting bagi perjalanan musik mereka di tingkat global.

Bersamaan dengan pengumuman tur, The Script juga bersiap merilis album terbaru bertajuk The User's Guide to Being Human pada 14 Agustus 2026. Album yang direkam di Topanga Canyon, Los Angeles, ini menjadi babak baru dalam perjalanan kreatif band tersebut setelah sebelumnya merilis Satellites pada 2024. Album baru ini menghadirkan nuansa yang lebih optimistis dengan tema harapan, pertumbuhan, dan pengalaman menjadi manusia.

Vokalis Danny O'Donoghue mengungkapkan bahwa musik selalu menjadi cara baginya untuk memproses berbagai pengalaman hidup. Menurutnya, album ini berisi refleksi mengenai beragam emosi yang membentuk perjalanan manusia. Setelah menyelesaikan tur "Satellites", Danny langsung kembali menulis lagu bersama Andrew Frampton, Steve Kipner, dan Jimbo Barry, yang sebelumnya turut menciptakan sejumlah lagu hits The Script seperti "Hall of Fame", "The Man Who Can't Be Moved", dan "Breakeven".

Menjelang perilisan album, The Script lebih dulu merilis single utama berjudul "Man in the Arena". Lagu ini menghadirkan energi rock khas The Script dengan pesan tentang keberanian untuk bertindak dan menghadapi tantangan, dibanding hanya menjadi pengkritik dari kejauhan. Inspirasi lagu tersebut berasal dari pidato legendaris Presiden Amerika Serikat Theodore Roosevelt yang menyoroti pentingnya keberanian untuk terjun langsung ke "arena" kehidupan.

Sepanjang kariernya, The Script telah mencatat berbagai prestasi internasional, termasuk enam album nomor satu di Inggris, delapan album nomor satu di Irlandia, lebih dari 14 miliar kali streaming, serta penjualan album yang melampaui lima juta kopi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....