Pemimpin Perempuan Bersatu, Trisya Suherman Gaungkan Indonesia Bersih Narkoba
- 22 Agt 2026 08:42 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Semangat kemerdekaan terasa berbeda di Sunset Pier, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jumat pagi, 21 Agustus 2026. Ratusan peserta mengikuti Family Color Fun Run Merah Putih Bersinar (Bersih Narkoba) dengan suasana penuh warna dan kebersamaan. Di balik keceriaan tersebut, terselip pesan penting tentang pentingnya menjaga keluarga dan generasi muda dari ancaman narkoba.
Kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia itu turut mempertemukan 81 pemimpin perempuan dari berbagai latar belakang, mulai dari pengusaha, aktivis hingga birokrat. Trisya Suherman atau yang akrab disapa Icha menjadi salah satu penggerak utama kegiatan tersebut. Baginya, angka 81 bukan hanya simbol usia kemerdekaan, tetapi juga gambaran kekuatan perempuan Indonesia untuk ikut menjaga ketahanan keluarga dan lingkungan dari bahaya narkoba.

Baca Juga : Urban Spiritual Indonesia Menjemput Tenang di Tujuh Sumur Vihara Gayatri
Baca Juga : Nyala Suar di Sunset Pier, Swara SeadaNya Bersiap Pentaskan Sutasoma
“Saya pernah mengalami kehilangan anggota keluarga gara-gara narkoba. Jangan sampai orang-orang yang Anda cintai hilang gara-gara narkoba,” ujar Trisya dalam pidato pembukaan. Ia menilai kampanye antinarkoba dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat dan positif, salah satunya melalui kegiatan olahraga, kebersamaan keluarga, serta pesan hidup sehat dan bersih dari zat adiktif.
Trisya sendiri memiliki pengalaman panjang di dunia usaha dan kegiatan sosial. Ia dikenal sebagai pendiri sekaligus CEO PT Louise Aesthetic (Bambuspa) serta aktif dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat. Ia juga dipercaya memimpin Yayasan Global CEO Indonesia, wadah kolaborasi para CEO dan pengusaha untuk mengembangkan potensi kewirausahaan sekaligus membangun kemitraan strategis dengan pemerintah.

Baca Juga :
Baca Juga :
Melalui Family Color Fun Run Merah Putih Bersinar, Trisya bersama 81 pemimpin perempuan menegaskan komitmen untuk terus menguatkan gerakan pencegahan narkoba. Pesan yang dibawa sederhana, namun penting: kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan bebas dari narkoba. Semangat itu diharapkan tidak berhenti di garis finis, tetapi terus menjadi gerakan bersama di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....