Film Filosofi Teras Angkat Perjuangan Hidup Berbalut Nilai Stoisisme

  • 04 Agt 2026 13:31 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Film Filosofi Teras Angkat Perjuangan Hidup Berbalut Nilai Stoisisme

RRI.CO.ID, Jakarta - Novel pengembangan diri terlaris Filosofi Teras akhirnya diadaptasi menjadi film layar lebar. Karya yang ditulis Henry Manampiring ini akan menghadirkan kisah drama keluarga yang dipadukan dengan nilai-nilai Stoisisme, sebuah filosofi yang mengajarkan ketenangan dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.

Dari akun @filmfilosofiteras, film ini disutradarai oleh Affandi Abdul Rachman dengan naskah garapan Haqi Achmad dan Widi Lestari. Ceritanya mengikuti perjalanan Nea, seorang perempuan muda yang hidupnya berubah total setelah sang ayah meninggal dunia. Sejak saat itu, Nea harus memikul tanggung jawab besar sebagai penopang ekonomi keluarga di tengah himpitan masalah yang terus berdatangan.

Sherina Munaf dipercaya memerankan karakter Nea, sementara Ge Pamungkas berperan sebagai Dio, kekasih yang menemani perjalanan hidupnya. Film ini juga diperkuat oleh sejumlah aktor dan aktris ternama, di antaranya Lydia Kandou, Kiki Narendra, Zee Asadel, Rangga Nattra, Givina, Dinda Kanya Dewi, Dinda Cresheilla, Tubagus Ali, Ina Marika, serta Putri Ayudya.

Konflik semakin rumit ketika Nea dan Dio mulai merencanakan pernikahan mereka. Harapan tersebut mendadak sirna setelah terungkap bahwa rumah keluarga telah digadaikan oleh mendiang ayahnya demi membiayai pernikahan sang kakak. Demi menyelamatkan keluarganya, Nea memilih mengorbankan impian pribadi, meski keputusan itu membuat hidupnya semakin berat.

Kisah dalam film ini terinspirasi dari buku ‘Filosofi Teras: Filsafat Yunani-Romawi Kuno untuk Mental Tangguh Masa Kini’ yang terbit pada 2018. Dari situs gramedia.id, buku tersebut lahir dari pengalaman pribadi Henry Manampiring saat berjuang menghadapi gangguan depresi.

Melalui ajaran Stoisisme yang dikenalnya dari buku How to Be a Stoic, ia menemukan cara untuk lebih tenang dan mampu mengendalikan emosi di tengah tekanan hidup.

Berbekal pengalaman itu, Henry kemudian menulis Filosofi Teras dengan bahasa yang ringan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tujuannya agar masyarakat Indonesia dapat mengenal Stoisisme tanpa harus mempelajari filsafat yang rumit, sekaligus memperoleh panduan sederhana untuk membangun mental yang lebih kuat.

Proses syuting film Filosofi Teras telah dimulai sejak Februari 2026 di bawah rumah produksi MD Pictures. Meski jadwal penayangannya belum diumumkan, film ini sudah masuk dalam daftar karya Indonesia yang paling dinantikan karena menawarkan perpaduan drama keluarga yang emosional dengan pesan kehidupan yang relevan bagi banyak orang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....