Rahasia Nama Legenda Jazz Dikupas di Jazzy Vibes RRI
- 02 Agt 2026 12:30 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Rahasia Nama Legenda Jazz Dikupas di Jazzy Vibes RRI
RRI.CO.ID, Jakarta - Mengapa Louis Armstrong dikenal sebagai Satchmo? Benarkah Duke Ellington memiliki gelar bangsawan? Lalu, bagaimana Eleanora Fagan berubah menjadi Billie Holiday?
Pertanyaan-pertanyaan menarik tersebut menjadi sajian utama program Jazzy Vibes yang disiarkan RRI Jazz Channel dan direlay melalui RRI Pro 1 Jakarta pada Sabtu 1 Agustus 2026 pukul 21.00–24.00 WIB bersama penyiar Lia Kusumawardani.
Mengangkat tema "What's in a Name? Cerita di Balik Nama dan Julukan Para Legenda Jazz", program berdurasi tiga jam ini mengajak pendengar menelusuri sejarah di balik nama-nama besar yang telah mewarnai perjalanan musik jazz dunia.
Dalam pembukaannya, Lia Kusumawardani mengajak Jazz Lovers memahami bahwa nama panggung para musisi jazz bukan sekadar identitas, melainkan menyimpan kisah persahabatan, perjalanan hidup, hingga peristiwa-peristiwa unik yang kemudian menjadi bagian dari sejarah musik dunia.
Pendengar diajak mengenal Edward Kennedy Ellington yang memperoleh julukan Duke sejak kecil karena pembawaannya yang sopan dan berkelas. Julukan sederhana dari teman masa kecil itu akhirnya melekat hingga menjadikan Duke Ellington sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah jazz.
Perjalanan berikutnya membawa pendengar mengenal William James Basie yang kemudian lebih populer sebagai Count Basie. Menariknya, gelar "Count" bukan berasal dari keluarga bangsawan, melainkan diberikan oleh seorang penyiar radio agar namanya terdengar lebih kuat dan mudah diingat publik.
Program ini juga mengulas kisah Eleanora Fagan yang memilih nama Billie Holiday sebagai penghormatan kepada idolanya, sementara julukan Lady Day diberikan langsung oleh sahabat sekaligus rekan bermusiknya, Lester Young. Sebaliknya, Billie memanggil Lester Young dengan sebutan Prez, sebagai bentuk penghormatan atas kepiawaiannya memainkan tenor saxophone.
Tak kalah menarik, pendengar diajak mengetahui asal-usul julukan Satchmo milik Louis Armstrong. Nama tersebut ternyata merupakan versi singkat dari Satchelmouth, julukan masa kecil yang kemudian dipopulerkan saat Armstrong berkunjung ke Inggris dan akhirnya dikenal di seluruh dunia.
Kisah lain datang dari Eunice Kathleen Waymon yang menciptakan identitas baru sebagai Nina Simone untuk menyembunyikan pekerjaannya sebagai penyanyi di sebuah bar dari keluarganya. Nama yang awalnya hanya menjadi penyamaran justru berkembang menjadi simbol keberanian, kebebasan artistik, dan perjuangan hak-hak sipil di Amerika Serikat.
Jazzy Vibes juga mengangkat cerita di balik nama Nat King Cole, Dizzy Gillespie, Charlie Parker dengan julukan Bird, hingga Cannonball Adderley, yang masing-masing memiliki latar belakang unik, mulai dari kesalahan pengucapan, kebiasaan sehari-hari, hingga karakter pribadi sang musisi.
Melalui pendekatan storytelling yang hangat, Jazzy Vibes menghadirkan pengalaman mendengarkan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperluas wawasan tentang sejarah dan budaya jazz. Program ini menunjukkan bahwa di balik nama besar para legenda, tersimpan kisah-kisah sederhana yang akhirnya menjadi bagian penting dalam perjalanan musik dunia.
Jazzy Vibes hadir setiap pekan melalui RRI Jazz Channel dan direlay oleh 91,2 FM RRI Pro 1 Jakarta, menghadirkan cerita menarik, sejarah, serta karya-karya terbaik musisi jazz dunia bagi para pecinta musik di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....