Pal8 Pictures, Gandeng Grup Musik Efek Garap OST Film 'Laut Bercerita'
- 31 Jul 2026 20:03 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Grup musik Efek Rumah Kaca berkolaborasi dengan Pal8 Pictures untuk menggarap lagu tema film Laut Bercerita yang disutradarai Yosep Anggi Noen.
- Lagu berjudul 'Matilah Kau Mati' diadaptasi dari puisi dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori dan dirilis di semua platform streaming digital pada 31 Juli 2026.
- Proses pembuatan lagu melibatkan kolaborasi dengan Knogg, dengan lirik ditulis oleh Leila S. Chudori, Sutardji Calzoum Bachri, dan vokalis Efek Rumah Kaca Cholil Mahmud.
RRI.CO.ID, Jakarta – Rumah produksi Pal8 Pictures menggandeng grup musik Efek Rumah Kaca untuk menggarap lagu tema (original soundtrack/OST) film Laut Bercerita yang disutradarai Yosep Anggi Noen. Lagu berjudul Matilah Kau Mati resmi dirilis di seluruh platform streaming digital pada Jumat 31 Juli 2026.
Lagu tersebut diadaptasi dari puisi yang terdapat dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Dalam proses penggarapannya, Efek Rumah Kaca berkolaborasi dengan Knogg, sementara lirik ditulis oleh Leila S. Chudori, Sutardji Calzoum Bachri, dan vokalis Efek Rumah Kaca, Cholil Mahmud.
Aransemen lagu dikerjakan oleh Knogg, moniker musisi Angan Senja yang juga merupakan putra Cholil Mahmud. Proses produksi kemudian diselesaikan bersama Efek Rumah Kaca dengan Knogg bertindak sebagai produser.
Secara musikal, Matilah Kau Mati mengusung aransemen minimalis yang memadukan gitar, electric piano, dan synthesizer. Karakter vokal khas Cholil Mahmud menjadi elemen utama yang memperkuat nuansa liris sekaligus optimistis dalam lagu tersebut.
“Lagu Matilah Kau Mati ingin menggandakan semangat yang sudah ada di dalam film dan novelnya. Bahwa semangat baik sebenarnya bertebaran di banyak tempat dan bisa menghasilkan sesuatu yang baik juga, asalkan kita mau mengubah dan mentransformasikannya,” kata Cholil Mahmud.
Penggarapan lagu bermula dari ajakan Leila S. Chudori kepada Cholil Mahmud untuk menciptakan OST film Laut Bercerita. Leila menawarkan puisi berjudul Di Hari Kematianku, yang kemudian diolah Cholil dengan memanfaatkan sejumlah demo musik yang telah dimilikinya.
Kehadiran Knogg memperkaya komposisi lagu melalui sentuhan elektronik dan synthesizer yang sebelumnya jarang digunakan dalam karya Efek Rumah Kaca. Menurut Cholil, eksplorasi tersebut menjadi warna baru dalam perjalanan musikal grup tersebut.
“Instrumen yang ingin saya tonjolkan adalah suara synth yang tajam, yang terdistorsi, itu ada di bagian chorus (reff) lagunya,” ujar Knogg. “Saya memang selalu ingin bikin lagu dengan synth yang terdistorsi dan mempunyai nada dissonance seperti itu. Saya lebih suka sesuatu yang terdistorsi ketika membangun ketegangan. Selain itu, saya menaruh instrumen snare di bagian akhir,” tutur Knogg menambahkan.
Leila menjelaskan lirik lagu memadukan puisi Di Hari Kematianku dengan larik ikonik “Matilah Kau Mati/Kau Akan Lahir Berkali-kali” karya penyair Sutardji Calzoum Bachri. Karena itu, nama Sutardji turut dicantumkan sebagai salah satu penulis lirik lagu.
Menurut Leila, larik tersebut menggambarkan keberanian yang terus hidup meski upaya pembungkaman terjadi. Pesan itu juga menjadi alasan perubahan judul lagu dari Di Hari Kematianku menjadi Matilah Kau Mati.
Di sisi lain, Knogg mengaku banyak terinspirasi dari karya-karya Efek Rumah Kaca saat memproduksi lagu tersebut. Ia kemudian menambahkan nuansa musikal yang lebih dinamis agar mampu memperkuat semangat perlawanan dan kebebasan berekspresi.
“Di bagian pertengahan lagu, di bagian chorus, awalnya belum ada fighting spirit-nya.” Namun dari proses kreatif bersama ayahnya, Knogg memberi masukan untuk membuat musiknya menjadi lebih memiliki pesan yang mendorong orang untuk menggunakan kebebasan mereka untuk melawan balik dan protes. “Akhirnya saya memutuskan untuk menambahkan lebih banyak pergerakan, lebih banyak fighting spirit di lagu,” ungkap Knogg.
Film Laut Bercerita dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada Oktober 2026. Film produksi Pal8 Pictures bersama VMS Studio, Jagartha Lynx Films, dan Brandlink itu disutradarai Yosep Anggi Noen, dengan skenario yang ditulis Yosep Anggi Noen dan Leila S. Chudori serta dibintangi Reza Rahadian, Yunita Siregar, Eva Celia, Christine Hakim, Arswendy Bening Swara, Dian Sastrowardoyo, Yoga Pratama, Kevin Julio, Ben Nugroho, Dewa Dayana, Nagra Kautsar, Ibnu Jamil, Natalius Chendana, Afrian Arisandy, dan sejumlah aktor lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....