Menyusuri Jejak Kuno Salemba, dari Pabrik Opium hingga Istana Raden Saleh

  • 03 Jul 2026 18:22 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Menyimpan sejuta misteri sejarah, kawasan Salemba di Jakarta Pusat bersiap membongkar kembali lembaran masa lalunya yang kelam sekaligus megah. Sudut kota yang kini padat dan bising ini ternyata merajut kisah-kisah tak terduga yang luput dari pandangan mata sehari-hari. Mulai dari pusat kejayaan maestro seni dunia hingga bisnis candu legendaris kolonial, semuanya tersembunyi di balik dinding-dinding tuanya.

Dikutip dari iklan promosi digital bertajuk "Walking Tour Jejak Kuno di Salemba", pada Jumat 03 Juli 2026, penyelenggara mengajak masyarakat untuk melihat lebih dekat sisi lain kawasan ini pada Minggu, 26 Juli 2026 pagi. Salah satu daya tarik utama yang diangkat adalah keberadaan tanah milik pahlawan nasional MH Thamrin yang kini diabadikan menjadi sebuah museum bersejarah. Destinasi ini didirikan khusus sebagai ruang kontemplasi untuk mengenang jasa-jasa besar Beliau bagi kemerdekaan Indonesia.

Media promosi tersebut juga mengungkapkan bahwa Salemba menyimpan jejak tersembunyi berupa bekas stasiun kereta api dan reruntuhan pabrik opium masa lalu. Komoditas opium atau candu ini tercatat pernah menjadi salah satu pilar utama sumber pendanaan bagi pemerintah kolonial Hindia Belanda. Bahkan, pada medio 1800-an, perdagangan zat terlarang ini mampu menyumbang hingga dua belas persen dari total penghasilan penjajah.

Kegiatan jelajah sejarah ini dirancang sebagai sarana edukasi interaktif bagi warga urban yang ingin melepaskan penat di akhir pekan. Peserta akan diajak melipir sejenak dari rutinitas untuk mendengarkan narasi mendalam dari tempat-tempat ikonik yang kerap dilewati tanpa disadari nilainya. Setiap jengkal langkah dalam tur ini menjanjikan pengalaman unik menembus lorong waktu Jakarta tempo dulu.

Selain kisah tentang regulasi candu, rute perjalanan juga akan menuntun para pencinta sejarah menuju Istana Sang Maestro, Raden Saleh. Bangunan megah yang arsitekturnya mengagumkan ini menjadi saksi bisu perjalanan hidup talenta emas seni lukis tanah air. Kehadiran situs-situs bersejarah ini membuktikan bahwa Salemba bukan sekadar pusat keramaian modern, melainkan episentrum memori kolektif bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....