Sound Of Panca Rilis Album Perdana Menang untuk Kalah

  • 29 Jun 2026 16:28 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Konsistensi menjadi kunci bagi setiap musisi untuk terus tumbuh dan berkembang. Berangkat dari semangat tersebut, Sound of Panca, band independen asal Jakarta, resmi merilis album perdana bertajuk "Menang Untuk Kalah", yang sekaligus menjadi Original Soundtrack film Menang Untuk Kalah.

Album ini menjadi langkah baru bagi Sound of Panca dalam menghadirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki keterikatan emosional dengan cerita yang diangkat dalam film. Seluruh lagu dalam album ini ditulis oleh Salman Al Farisy, vokalis Sound of Panca, yang sejak awal menciptakan materi-materi tersebut sebagai bagian dari semesta cerita Menang Untuk Kalah.

"Proses kreatif album ini dimulai pada April 2026. Pada awalnya, beberapa lagu diciptakan khusus untuk kebutuhan soundtrack film. Namun, seiring berkembangnya proses produksi, materi yang terkumpul semakin kaya dan membentuk sebuah karya yang utuh. Dari situlah lahir keputusan untuk menjadikan Menang Untuk Kalah bukan hanya sebagai judul film, tetapi juga sebagai album perdana Sound of Panca" Kata Salman dalam rilis yang diterima RRI, Senin, 29 Juni 2026.

Album ini menawarkan pengalaman mendengarkan yang beragam. Setiap lagu memiliki karakter, warna, dan pendekatan musikal yang berbeda, sehingga menghadirkan perjalanan emosional tersendiri bagi para pendengarnya. Aransemen yang dibangun dalam setiap komposisi memperkuat cerita sekaligus mempertegas identitas musikal Sound of Panca yang tidak terpaku pada satu formula tertentu.

Film Menang Untuk Kalah mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia saat ini, yakni dampak judi online dan pinjaman online terhadap individu, keluarga, serta lingkungan sosial. Sebagai soundtrack resmi film tersebut, album ini hadir untuk memperkuat emosi sekaligus menyampaikan pesan yang ingin dihadirkan melalui medium musik.

Salah satu lagu yang menjadi sorotan dalam album ini adalah "Judi", karya legendaris Rhoma Irama. Lagu tersebut diaransemen ulang bersama Rudy Nugraha dengan sentuhan yang lebih segar tanpa menghilangkan kekuatan pesan dari versi aslinya. Interpretasi baru ini diharapkan mampu membangkitkan nostalgia bagi generasi yang telah mengenal lagu tersebut, sekaligus memperkenalkannya kepada pendengar yang lebih muda.

Selain menampilkan karakter vokal Salman Al Farisy, album Menang Untuk Kalah juga menghadirkan sejumlah kolaborasi spesial yang memperkaya warna musikalnya. Andinna dipercaya membawakan lagu "Hancur Lebur", yang merepresentasikan sisi emosional dari cerita dalam film. Sementara itu, Rudy Nugraha tidak hanya terlibat dalam aransemen ulang lagu "Judi", tetapi juga tampil sebagai vokalis dalam lagu "Tersisa Sesal" dan "Kuingin Menjagamu". Kehadiran para kolaborator tersebut memberikan dinamika yang lebih luas sekaligus menegaskan bahwa setiap lagu dalam album ini memiliki identitas dan cerita yang khas.

Sound of Panca merupakan band yang beranggotakan musisi-musisi berpengalaman dari berbagai latar belakang dan generasi. Mereka memadukan unsur rock, pop, dan nuansa sinematik untuk menghadirkan karya-karya yang lahir dari pengalaman hidup, refleksi sosial, serta kepedulian terhadap isu-isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.

Meski nama Sound of Panca masih tergolong baru, para personelnya bukanlah pendatang baru di industri musik nasional. Mereka telah berkiprah sejak era 1990-an dan memiliki perjalanan panjang di dunia musik Indonesia. Berbekal pengalaman lintas generasi tersebut, Sound of Panca hadir membawa semangat baru melalui karya-karya yang jujur, relevan, dan sarat makna.

Album Menang Untuk Kalah menjadi karya perdana mereka yang memadukan musik dan film dalam satu kesatuan narasi. Melalui proyek ini, Sound of Panca menghadirkan pengalaman yang tidak hanya dapat didengar, tetapi juga dirasakan melalui cerita yang menyertainya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....