ASAR_2DW Satukan Nigeria dan Indonesia

  • 29 Jun 2026 16:27 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Musik telah lama menjadi bahasa yang mampu melampaui batas geografis, budaya, dan bahasa. Semangat itulah yang dibawa penyanyi sekaligus penulis lagu asal Nigeria, ASAR_2DW, saat memperkenalkan karya terbarunya kepada pendengar Indonesia melalui single "When We Loved". Berkolaborasi dengan rapper sekaligus produser asal Sumba Barat, Iker Spz, lagu ini menjadi pertemuan dua identitas musikal yang berbeda namun berpadu harmonis dalam satu karya yang hangat dan penuh makna.

Dirilis pada 13 April 2026, "When We Loved" menjadi langkah penting bagi ASAR_2DW dalam memperluas jangkauan kariernya ke kawasan Asia Tenggara. Mengusung karakter Afrobeats modern yang dipadukan dengan hip-hop dan rap berbahasa Indonesia, lagu ini menghadirkan pengalaman mendengarkan yang terasa segar sekaligus relevan bagi penikmat musik urban di kedua negara. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa perbedaan budaya bukanlah penghalang untuk menciptakan karya yang mampu diterima secara universal.

Keunikan lagu ini terletak pada cara kedua musisi membangun dialog musikal. Vokal khas ASAR_2DW yang membawa nuansa Afrobeats berpadu dengan verse rap berbahasa Indonesia dari Iker Spz, menciptakan percakapan artistik yang alami dan tidak terasa dipaksakan. Bukan sekadar menghadirkan dua musisi dari negara berbeda dalam satu lagu, "When We Loved" justru memperlihatkan bagaimana dua perspektif budaya dapat saling melengkapi tanpa kehilangan identitas masing-masing.

Secara musikal, lagu ini menggabungkan groove Afrobeats yang hangat dengan melodi emosional yang mudah dinikmati. Perpaduan tersebut membuat "When We Loved" memiliki daya tarik yang luas, baik bagi penggemar musik Afrika maupun penikmat musik urban Indonesia. Aransemen yang modern dipadukan dengan nuansa emosional menjadi kekuatan utama yang membuat lagu ini mampu menjembatani selera musik lintas negara.

Bagi ASAR_2DW, Indonesia bukanlah destinasi baru dalam perjalanan karier internasionalnya. Sebelumnya, ia mencatat sejarah sebagai artis Afrika pertama yang tampil di Jember Fashion Carnival, salah satu festival budaya dan mode terbesar di Indonesia. Pengalaman tersebut memperkuat kedekatannya dengan Indonesia sekaligus menjadi alasan kuat untuk membangun kolaborasi yang lebih dalam dengan musisi Tanah Air. Kehadiran Iker Spz dalam proyek ini menjadi simbol nyata dari hubungan kreatif tersebut.

Perjalanan musik ASAR_2DW sendiri menunjukkan konsistensinya dalam mengeksplorasi berbagai warna musik. Setelah memulai karier solo melalui single "Grace", ia terus memperluas eksplorasi musikal lewat lagu "Impress Me" hingga akhirnya dikenal dengan karakter khas yang ia sebut "Aqua Vibez". Perpaduan Afrobeats, Afropop, Dancehall, Drill, R&B, hingga Amapiano menjadi identitas yang membuat namanya semakin dikenal di berbagai negara.

Berasal dari Enugu State, Nigeria, ASAR_2DW percaya bahwa musik bukan hanya sarana hiburan, melainkan medium untuk membangun koneksi antarmanusia. Filosofi tersebut tercermin dalam setiap karya yang ia hadirkan, termasuk "When We Loved". Melalui lagu ini, ia ingin memperkenalkan kekayaan budaya Afrika sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan musisi dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Lebih dari sekadar single kolaborasi, "When We Loved" menjadi bukti bahwa kreativitas tidak mengenal batas negara. Ketika ritme Afrobeats bertemu lirik berbahasa Indonesia, yang lahir bukan hanya sebuah lagu, melainkan sebuah jembatan budaya. ASAR_2DW dan Iker Spz menunjukkan bahwa perbedaan bahasa dapat melebur menjadi harmoni, sementara musik tetap menjadi bahasa universal yang mampu menyatukan siapa saja, di mana saja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....