Sang Maestro Industri Musik Internasional Clive Davis Meninggal Dunia

  • 24 Jun 2026 18:25 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID,JAKARTA - Dunia musik internasional sedang dirundung duka yang mendalam atas kehilangan salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarahnya. Eksekutif rekaman legendaris, Clive Davis, dilaporkan meninggal dunia dalam usia 94 tahun di kediaman pribadinya yang terletak di Manhattan, New York, Amerika Serikat.

Berdasarkan keterangan resmi dari pihak keluarga, dikutip pada Rabu 24 Juni 2026, sang maestro industri musik mengembuskan napas terakhirnya dengan tenang akibat komplikasi kesehatan yang berkaitan dengan faktor usia, dengan didampingi oleh keluarga serta orang-orang terdekatnya.

Melalui sebuah pernyataan tertulis, pihak keluarga mengenang Clive Davis bukan hanya sebagai sosok ayah dan kakek yang penuh limpahan kasih sayang, melainkan juga sebagai figur visioner yang turut membentuk arah sejarah musik modern.

Mereka menegaskan bahwa warisan besar yang ditinggalkannya akan tetap abadi melalui deretan karya dari para artis besar yang pernah ia besarkan. Seluruh cinta, bimbingan, dan kenangan indah bersama mendiang akan selalu terpatri dalam kehidupan sehari-hari pihak keluarga yang ditinggalkan.

Lahir di Brooklyn pada tahun 1932, perjalanan hidup Clive Davis terbilang sangat luar biasa. Mengawali karier sebagai lulusan dari New York University dan Harvard Law School, ia berhasil bertransformasi menjadi salah satu eksekutif rekaman paling disegani di dunia. Davis tercatat pernah menduduki posisi sebagai Presiden Columbia Records sebelum akhirnya mendirikan label Arista Records pada tahun 1974.

Sepanjang enam dekade kiprahnya, ia bertangan dingin dalam mengangkat nama musisi lintas generasi seperti Aretha Franklin, Bruce Springsteen, Billy Joel, hingga Jennifer Hudson.

Salah satu pencapaian emas dalam karier Clive Davis adalah saat dirinya berhasil menemukan bakat vokal luar biasa dari Whitney Houston dan memperkenalkannya ke panggung global. Memasuki tahun 2000, ia mendirikan J Records yang kemudian sukses meluncurkan debut fenomenal Alicia Keys lewat lagu hit ‘Fallin’.’ Atas kejeliannya dalam mengendus bakat musisi besar, ia dijuluki sebagai “The Man with the Golden Ears”. Kepergiannya meninggalkan empat anak, delapan cucu, dua cicit, serta warisan abadi yang akan terus hidup di industri musik dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....