Film The Furious, Kandidat Film Laga Terbaik 2026

  • 19 Jun 2026 17:40 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Di tengah maraknya film aksi yang mengandalkan efek visual berlebihan, film martial arts terbaru bertajuk "The Furious" hadir menjadi pembeda dengan menonjolkan kekuatan koreografi pertarungan yang solid. Disutradarai oleh Kenji Tanigaki—sosok yang dikenal sebagai action director dan stunt coordinator laga Asia—film ini menawarkan pengalaman sinematik yang mengutamakan aksi fisik, brutalitas, dan intensitas tinggi. Kehadiran film ini bahkan langsung menuai pujian luas dari penonton dan pengamat sinema, hingga disebut-sebut sebagai kandidat kuat film aksi terbaik dalam beberapa tahun terakhir yang siap menggeser status legendaris film "The Raid".

Secara garis besar, alur cerita "The Furious" berfokus pada perjuangan Wang, seorang ayah yang harus mempertaruhkan segalanya demi menyelamatkan putrinya yang diculik oleh sindikat perdagangan manusia. Meski dikemas dengan premis yang sederhana, kesederhanaan cerita ini justru menjadi poin plus yang membuat film langsung berfokus penuh pada sajian aksi tanpa henti. Sepanjang durasi tayang, penonton disajikan serangkaian pertarungan jarak dekat yang dirancang sangat detail, menghadirkan kombinasi antara kekerasan visceral yang berat dan koreografi yang elegan di setiap set adegannya.

Daya tarik utama yang membuat film ini terasa segar dan tidak monoton adalah kreativitas set piece di setiap babak perkelahian yang selalu memicu adrenalin. Kecepatan dan inovasi gerakan para petarung dalam film ini dinilai sangat inventif, hingga memunculkan pandangan baru di kalangan pencinta sinema bahwa standar perbandingan film aksi modern kini telah bergeser menjadi "sejak The Furious". Proyek ini memang tidak mencoba menawarkan lapisan makna cerita yang kompleks, melainkan fokus memberikan apa yang paling diinginkan oleh penggemar genre bela diri, yaitu pertarungan kreatif dan memukau dari awal hingga akhir.

Bagi pencinta sinema tanah air, "The Furious" memiliki daya pikat tambahan lewat keterlibatan dua aktor laga kebanggaan Indonesia, Joe Taslim dan Yayan Ruhian. Kehadiran mereka dipastikan bukan sekadar pemanis; Joe Taslim tampil impresif berperan sebagai Navin, seorang jurnalis yang membantu misi sang karakter utama, sementara Yayan Ruhian kembali menunjukkan kemampuan bela diri memukaunya sebagai salah satu petarung dalam konflik inti. Berbekal pengalaman internasional yang matang, chemistry dan performa berenergi yang ditunjukkan keduanya menjadi alasan kuat mengapa film martial arts ini menjadi tontonan wajib tahun ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....