Menghitung Hari, Jersey Boys the Musical Siap Hidupkan Era Frankie Valli di Jakarta

  • 04 Jun 2026 00:35 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Hitung mundur menuju pementasan resmi Jersey Boys di Indonesia resmi dimulai. Menjelang pertunjukannya pada 27–28 Juni 2026 di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Nawanika Productionbersama Jakarta Art House mulai memperlihatkan kesiapan produksi musikal internasional tersebut melalui Press Conference: The Story, The Sound, The Legacy of Jersey Boys yang digelar pada Rabu 3 Juni 2026.

Sebagai musikal yang mengangkat kisah perjalanan Frankie Valli & The Four Seasons, Jersey Boys akan membawa penonton mengikuti perjalanan empat pemuda asal New Jersey yang berhasil menjadi salah satu grup musik paling ikonik di dunia. Dibalut lagu-lagu legendaris seperti Can't Take My Eyes Off You, Beggin', hingga Who Loves You, musikal ini menghadirkan kisah tentang mimpi, persahabatan, konflik, dan perjalanan menuju kesuksesan. Dengan menggunakan dialog bahasa Indonesia makin terasa dekat untuk para penonton indonesia.

“Semakin dekat menuju hari pertunjukan, excitement dari para cast dan tim produksi juga semakin terasa. Jersey Boys bukan hanya tentang menghadirkan musikal terkenal ke Indonesia, tetapi juga menunjukkan bahwa talenta lokal mampu membawakan produksi berkelas internasional dengan kualitas yang matang untuk penonton Indonesia saat ini,” ujar Narendra Pryottama selaku Executive Producer Jersey Boys.

Sebagai informasi, pertunjukan ini dibintangi oleh Andikara Aliyumnu, Nabil Pawaka, Ghatfaan Rifqi, Ray Paulus, Agatha Pricilla, Jeje Soekarno, Royyan Sungkar, dan sejumlah pemeran lokal lainnya. Produksi Jersey Boys turut menggandeng Fadli Hafizan sebagai Founder Jakarta Art House, Narendra Pryottama sebagai Executive Producer, Bran Vargas sebagai Director, Clarissa Theophilia sebagai Vocal Director, serta Mumu Harmoun sebagai Choreographer.

Clarissa Theophilia menjelaskan, para cast telah menjalani proses latihan intensif selama beberapa bulan terakhir untuk membangun harmonisasi vokal khas The Four Seasons. Sementara itu, Mumu Harmoun menambahkan bahwa pendekatan koreografi dan staging dipersiapkan untuk menghadirkan nuansa era 1960-an yang tetap terasa dekat dengan penonton masa kini.

Untuk mendekatkan cerita kepada penonton lokal, dialog dalam Jersey Boys akan dibawakan dalam Bahasa Indonesia, sementara lagu-lagu ikoniknya tetap dibawakan dalam Bahasa Inggris untuk menjaga esensi asli musikal ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....