Film ‘Saat Aku Bersuara’ Membawa Kisah Perjuangan Perempuan

  • 02 Jun 2026 13:41 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta: Film drama Indonesia Saat Aku Bersuara hadir membawa kisah yang penuh emosi tentang perjuangan seorang perempuan dalam menghadapi trauma dan ketidakadilan. Film yang sebelumnya dikenal dengan judul Silence ini mengangkat isu penting mengenai keberanian penyintas kekerasan seksual untuk memperjuangkan hak dan suaranya.

Dari akun instagram @saatakubersuara, cerita berpusat pada Nadia, seorang perempuan yang harus menghadapi kenyataan pahit yang mengubah hidupnya. Luka batin yang ia rasakan tidak membuatnya menyerah. Di tengah rasa sakit dan trauma yang mendalam, Nadia justru memilih untuk bangkit dan menolak untuk terus terdiam.

Perjalanannya mencari keadilan menjadi inti dari kisah yang disajikan. Nadia tidak hanya berjuang demi dirinya sendiri, tetapi juga ingin menjadi suara bagi banyak perempuan yang pernah mengalami pengalaman serupa. Film ini menggambarkan bahwa keberanian untuk berbicara sering kali menjadi langkah awal dalam melawan ketidakadilan.

Disutradarai oleh Sonu Samtani, film ini diperkuat oleh jajaran aktor ternama seperti Marshanda, Hana Malasan, Teuku Rifnu Wikana, Cut Mini, Nino RAN, Ibnu Jamil, dan Lukman Sardi. Kehadiran para aktor dan aktris tersebut diharapkan mampu memberikan penghayatan yang kuat terhadap pesan yang ingin disampaikan film ini.

Melalui alur cerita yang menyentuh, Saat Aku Bersuara mengajak penonton memahami bahwa keadilan tidak selalu cukup diperjuangkan melalui hukum dan ruang sidang semata.

Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Juni 2026. Dengan tema yang relevan dan pesan yang kuat, Saat Aku Bersuara berpotensi menjadi salah satu tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi banyak orang untuk berani menyuarakan kebenaran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....