Memori Lama yang Kembali Bernyawa

  • 28 Mei 2026 10:28 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kolaborasi selalu menghadirkan warna baru dalam industri musik, terlebih ketika dua karakter vokal yang berbeda dipertemukan dalam satu karya. Hal itulah yang terasa dalam single “Memori”, hasil kolaborasi perdana Alvin Lapian dan Grace Kaitlin. Lagu ini hadir sebagai ruang nostalgia tentang kenangan lama yang ternyata belum benar-benar hilang dari hati.

Ditulis oleh komposer Resa Husin pada tahun 2023, “Memori” mengangkat kisah dua mantan kekasih yang kembali dipertemukan secara tidak sengaja. Pertemuan sederhana itu perlahan membangkitkan kembali detail-detail kecil yang pernah begitu akrab, mulai dari aroma parfum, kaus hitam favorit, hingga gelang merah-biru yang masih melekat di ingatan. Lagu ini mencoba menunjukkan bahwa meski hubungan telah berakhir, kenangan tulus sering kali tetap tinggal dan sulit benar-benar dilupakan.

Secara musikal, lagu ini dibangun dengan nuansa yang personal dan hangat. Roommate Project yang digawangi Aldi Fachrobby dan Raymond Aditya dipercaya menjadi music producer, sementara pengarahan vokal dilakukan oleh Mohammed Kamga. Kombinasi tersebut membuat “Memori” terdengar intim, lembut, dan dekat dengan pengalaman emosional banyak pendengar.

Resa Husin menilai karakter vokal Alvin dan Grace memiliki kekuatan tersendiri yang justru saling melengkapi. Chemistry keduanya disebut sudah terasa sejak proses rekaman berlangsung. Hal itu pula yang membuat interpretasi lagu terasa hidup, seolah benar-benar menghadirkan percakapan batin dua orang yang pernah memiliki tempat spesial dalam hidup masing-masing.

Bagi Alvin Lapian, “Memori” bukan sekadar lagu tentang masa lalu, melainkan tentang dua orang yang pernah dekat lalu dipertemukan kembali oleh waktu. Ia mengaku tantangan terbesar dalam membawakan lagu ini adalah menyampaikan rasa nostalgia tanpa harus terdengar berlebihan secara emosional. Menurut Alvin, proses membangun chemistry dengan Grace terasa alami sejak workshop hingga rekaman berlangsung.

Hal senada juga diungkapkan Grace Kaitlin. Penyanyi dan kreator konten asal Bandung itu merasa lagu ini akan sangat mudah terhubung dengan banyak orang karena berbicara tentang kebiasaan kecil dari seseorang yang pernah hadir dalam hidup kita. Baginya, kenangan semacam itu sering kali tetap tinggal meski waktu terus berjalan. Grace juga menyebut proses kolaborasi bersama Alvin berlangsung menyenangkan dan penuh kenyamanan.

Tidak hanya kuat dari sisi lagu, video musik “Memori” juga memperkuat nuansa nostalgia yang ingin dibangun. Disutradarai oleh Gaby dan David dari YOUKNOWWHOFILM, video ini menceritakan Alvin dan Grace yang pernah berpacaran saat kuliah lalu terpisah oleh jarak. Bertahun-tahun kemudian, keduanya kembali bertemu secara tak sengaja di Jakarta dan menyadari bahwa perasaan tertentu ternyata belum sepenuhnya berubah. Kisah tersebut disampaikan melalui inner monolog dan kilas balik kenangan yang terasa hangat sekaligus sendu.

Melalui “Memori”, Alvin Lapian dan Grace Kaitlin berharap lagu ini dapat menjadi teman bagi siapa saja yang pernah memiliki kenangan indah bersama seseorang, entah mantan kekasih, sahabat, maupun fase hidup tertentu. Lagu ini ingin mengajak pendengar memahami bahwa tidak semua memori harus dilupakan. Ada kenangan yang justru layak dirayakan karena pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup seseorang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....