ASBAK Band Melepaskan Rasa lewat Single Sampai Kapan Kupendam

  • 28 Mei 2026 10:15 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Di tengah derasnya lagu-lagu cinta yang hadir dengan ungkapan gamblang dan penuh keberanian, ASBAK Band justru memilih menghadirkan sudut yang lebih sunyi namun dekat dengan banyak orang. Lewat single terbaru berjudul “Sampai Kapan Kupendam”, mereka membawa kisah tentang seseorang yang mencintai dalam diam, menyimpan rasa terlalu lama, hingga keberanian terasa menjadi hal yang paling sulit untuk dimiliki.

Lagu ini hadir sebagai potret emosional dari pergulatan hati seorang introvert. Bukan karena cintanya sederhana, melainkan justru terlalu besar hingga kata-kata terasa tak cukup untuk mewakili semuanya. Penggalan lirik “ingin mengungkapkan, tapi tak ada nyali tuk ungkapkan” menjadi titik emosional yang terasa relevan bagi banyak pendengar yang pernah mengalami situasi serupa.

Secara musikal, “Sampai Kapan Kupendam” dibalut nuansa pop alternatif dengan tempo medium beat yang mampu membawa suasana perasaan menjadi lebih dalam. Aransemen yang lembut namun tetap kuat membuat lagu ini tidak hanya nyaman didengar, tetapi juga memberi ruang bagi pendengar untuk tenggelam dalam pengalaman emosionalnya sendiri. Kesederhanaan lirik menjadi kekuatan utama yang membuat pesan lagu terasa jujur dan membumi.

Salah satu penulis lagu, Jovan, menyebut karya ini ditulis khusus untuk mereka yang terlalu lama menyimpan rasa sampai akhirnya hanya bisa bertanya kepada diri sendiri kapan keberanian itu datang. Pernyataan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa lagu ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga representasi perasaan banyak orang yang selama ini memilih diam sambil terus menjaga harapan.

Single ini juga menjadi bagian penting dari perjalanan terbaru ASBAK Band pada tahun 2026. “Sampai Kapan Kupendam” merupakan satu dari enam lagu dalam EP terbaru mereka yang dirilis secara bertahap. Sebelumnya, ASBAK Band telah lebih dulu merilis “Izinkan Aku Menjagamu” dan “Tertunda Bukan Akhir” pada April dan Mei tahun ini. Ketiga lagu tersebut menjadi penanda arah musikal baru mereka yang terasa lebih segar tanpa meninggalkan identitas lama yang sudah melekat di telinga pendengar.

Di balik perjalanan rilisan baru ini, ASBAK Band juga menghadapi dinamika internal yang tidak mudah sejak 2022. Kini, formasi terbaru mereka diisi oleh Capoenk sebagai gitaris, Jovan sebagai vokalis, dan Gondray sebagai bassist. Dengan semangat baru, ketiganya sepakat mempertahankan nama dan identitas ASBAK Band agar tetap hidup di industri musik Indonesia. Bagi mereka, ASBAK bukan sekadar grup musik, melainkan perjalanan panjang yang sudah menjadi bagian dari kehidupan.

Perjalanan panjang itu sendiri telah dimulai sejak 13 Januari 2008. ASBAK Band pernah mencuri perhatian publik lewat lagu “Membuatmu Cinta Padaku” yang sempat menduduki tangga lagu populer dan menjadi NSP favorit pada masanya. Pencapaian tersebut menjadi fondasi kuat yang membentuk karakter mereka sebagai band dengan lagu-lagu yang mudah diterima dan dekat dengan kehidupan pendengar. Hingga kini, semangat bereksplorasi tetap menjadi alasan mengapa mereka masih mampu bertahan di tengah perubahan industri musik yang terus bergerak cepat.

Melalui “Sampai Kapan Kupendam”, ASBAK Band seakan mengingatkan bahwa tidak semua cinta hadir dengan keberanian untuk diucapkan. Ada rasa yang memilih tinggal dalam diam, namun tetap hidup dan tumbuh di dalam hati. Dan dari sanalah, musik menemukan caranya sendiri untuk berbicara kepada mereka yang sulit mengungkapkan perasaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....