Menyalakan Spirit Kartini di Era Digital melalui Pendidikan dan Kebudayaan

  • 13 Mei 2026 22:42 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Pentingnya meneladani semangat perjuangan Kartini dalam kehidupan masa kini
  • Menghidupkan Spirit Kartini dalam Pendidikan dan Kebangsaan Kaum Perempuan di Era Digital

RRI.CO.ID, Jakarta - Majelis Nyala Purnama edisi ke-12 atau tepat satu tahun penyelenggaraannya berlangsung hangat dan penuh makna di selasar gedung Makara Art Center Universitas Indonesia, Senin malam, 11 Mei 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Kebudayaan Universitas Indonesia bekerja sama dengan Komoenitas Makara dan Urban Spiritual Indonesia ini mengangkat tema “Menghidupkan Spirit Kartini dalam Pendidikan dan Kebangsaan Kaum Perempuan di Era Digital”. Acara tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini, Hari Pendidikan Nasional, serta menyambut Hari Kebangkitan Nasional.

Hadir sebagai keynote speaker, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan pentingnya meneladani semangat perjuangan Kartini dalam kehidupan masa kini. Menurutnya, Kartini merupakan sosok perempuan yang berani berpikir kritis dan memperjuangkan akses pendidikan di tengah keterbatasan zamannya. “Kartini adalah sosok pemberani, berani berpikir kritis, berani bersuara, berani memperjuangkan kemanusiaan. Ini dilakukan di masa ketika akses pendidikan sangat terbatas. Kartini memperjuangkan agar pendidikan dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia,” ujarnya dalam sambutan.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan pentingnya meneladani semangat perjuangan Kartini dalam kehidupan masa kini.(Foto: Humas Komoenitas Makara)

Majelis Nyala Purnama sendiri merupakan kegiatan budaya bulanan yang menghadirkan berbagai ekspresi seni dan refleksi kebangsaan. Dalam setiap penyelenggaraannya, acara ini menyajikan pertunjukan musik, tari, pembacaan puisi, musikalisasi puisi, orasi budaya, hingga meditasi bersama. Suasana malam di kawasan kampus UI terasa hidup oleh semangat kebudayaan yang menyatukan berbagai kalangan, mulai dari akademisi, seniman, hingga masyarakat umum.

Sejumlah tokoh nasional dan akademisi turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, Direktur Kebudayaan UI Ngatawi Al Zastrouw, Wakil Kepala BPIP Rima Agristina, Wakil Dekan 2 FIB UI Lily Tjahjandari, akademisi FIB UI Turita Indah Setyani, pakar kajian sinema Summa Riella, Ketua Komoenitas Makara Fitra Manan, serta pujangga muda Zera Zetira Putrimawika.

Melalui penyelenggaraan Majelis Nyala Purnama, nilai-nilai perjuangan Kartini kembali dihidupkan dalam konteks kekinian, khususnya di era digital yang penuh tantangan sekaligus peluang bagi perempuan Indonesia. Acara ini menjadi ruang refleksi bersama bahwa pendidikan, kebudayaan, dan keberanian berpikir kritis tetap menjadi fondasi penting dalam membangun bangsa yang inklusif dan berkeadaban.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....