Baim Wong Bongkar Proses Kreatif di Balik Film Semua Akan Baik-Baik Saja

  • 09 Mei 2026 09:11 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Sutradara Baim Wong membagikan cerita di balik proses kreatif film Semua Akan Baik-Baik Saja yang dijadwalkan tayang pada 13 Mei 2026. Dalam proses produksinya, Baim mengaku terlibat langsung mulai dari pencarian lokasi syuting hingga menentukan para pemain yang dianggap paling cocok memerankan karakter di film tersebut.

Menurut Baim, salah satu set utama film justru ditemukan secara tidak sengaja saat dirinya melihat kawasan rumah di dekat kawasan rel kereta api. Ia bersama tim kemudian mendatangi pemilik rumah untuk meminta izin menggunakan lokasi tersebut sebagai set syuting.

“Set itu tidak ada sebelumnya. Saya lagi lihat situasi dekat rel kereta api, akhirnya kita datang dan minta izin buat set film,” ujar Baim.

Ia mengungkapkan proses pembangunan set sempat mengalami kendala karena area tersebut cukup sensitif bagi warga sekitar. Namun setelah dilakukan penyesuaian dan pembongkaran di beberapa sisi rumah, lokasi akhirnya bisa dipakai untuk kebutuhan pengambilan gambar.

“Yang agak komplain di situ karena areanya sensitif banget. Tapi akhirnya kita jebol kanan kiri semuanya untuk punya ruang belakangnya,” katanya.

Selain membahas lokasi syuting, Baim juga menyoroti proses casting pemain yang menurutnya dilakukan sangat detail. Pengalamannya sebagai aktor membuat dirinya memahami bagaimana menciptakan kenyamanan pemain agar emosi karakter dapat terasa lebih natural di depan kamera.

“Pemilihannya tidak asal sama sekali. Untungnya saya pernah jadi pemain, jadi saya tahu pemain nyaman di mana,” ucap Baim.

Baim mengaku lebih memilih berdiskusi santai bersama para pemain dibanding terlalu banyak melakukan pembacaan skenario formal. Dari obrolan tersebut, ia dan para pemain kerap membahas kemungkinan perubahan adegan hingga penguatan karakter dalam cerita.

“Jarang sekali ada reading formal. Kita malah ngobrol, ngobrolnya itu apa yang mau diubah di skenario,” tuturnya.

Ia bahkan menyebut beberapa karakter dalam film hanya dibayangkannya diperankan oleh sosok tertentu. Salah satunya adalah karakter yang ditawarkan kepada Ade Rai. Menurut Baim, karakter tersebut nyaris dihapus apabila Ade Rai menolak terlibat dalam film tersebut.

“Kalau Mas Ade nggak mau, saya akan cancel karakternya. Karena buat apa kalau bukan dia,” kata Baim.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....