Kim Petras Kritik Industri lewat Single Need For Speed

  • 28 Apr 2026 16:22 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Penyanyi pop asal Jerman, Kim Petras, kembali memberikan pernyataan tegas melalui karya terbarunya bertajuk ‘Need For Speed’. Lagu ini merupakan single keempat yang membuka jalan menuju album studio terbarunya, “Detour”, yang dijadwalkan rilis pada tahun 2026. Menariknya, karya ini diluncurkan di bawah naungan label miliknya sendiri, BunHead Records, menandai kemandirian penuh Kim setelah sempat mengalami dinamika kontrak dengan label sebelumnya.

Perjalanan Kim Petras menuju album ini terbilang cukup emosional. Setelah sempat meminta dilepaskan dari kontrak Republic Records karena penundaan album, ia membuktikan dedikasinya dengan merilis proyek independen secara mandiri. ‘Need For Speed’ menjadi cerminan dari kebebasan kreatif tersebut, sekaligus menjadi rilisan penuh pertamanya sejak album “Problématique” yang diluncurkan pada tahun 2023 lalu.

Secara lirik, ‘Need For Speed’ merupakan sebuah kritik tajam terhadap tekanan industri musik yang menuntut produktivitas tanpa henti. Kim menggambarkan perasaan terjebak dalam "mesin" industri yang memaksa artis untuk terus berlari mengejar kesuksesan hingga mengikis identitas diri. Melalui lirik yang gelap namun jujur, ia merefleksikan rasa lelah dan ambisi besar yang sering kali membuat seseorang merasa tidak memiliki ruang untuk benar-benar hidup.

Dalam pengerjaannya, Kim Petras berkolaborasi dengan jajaran penulis dan produser berbakat seperti Madison Love hingga kolektif Frost Children. Melalui unggahan emosionalnya, Kim mengucapkan terima kasih kepada para penggemar yang telah bersabar menantikan "kisah nyata" ini diangkat ke dalam musik. Dengan visi artistik yang kini berada sepenuhnya di tangannya, album “Detour” diprediksi akan menjadi karya paling personal sepanjang karier Kim Petras.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....