Musikal Dangdut Mahasiswa Dapat Apresiasi Wamen Ekraf

  • 06 Apr 2026 07:53 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menghadiri pertunjukan teater musikal “Musikal Pasar Dangdoet: SEMESTA Berdendang” di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki. Pementasan yang digelar mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya pada hari Sabtu, 4 April 2026 ini mengangkat kisah kehidupan masyarakat pasar tradisional di tengah dinamika kota modern.

Pertunjukan bertema “Diverse Artistry: The SEMESTA Glitz” menyoroti tokoh Adeng sebagai pemuda yang bercita-cita menjadi aktor dan komika. Namun, ia harus menghadapi tekanan keluarga untuk melanjutkan usaha, sehingga menghadirkan konflik antara mimpi dan realitas hidup.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengapresiasi keberanian mahasiswa dalam mengangkat musik dangdut sebagai kekuatan naratif. Ia menilai pendekatan tersebut mampu memperkuat identitas budaya dalam format teater musikal modern.

“Pikirkan bagaimana kalian dapat mengembangkan industri teater musik di Indonesia. Kalian memiliki talenta yang melimpah di sini,” ujar Irene.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor yang ditampilkan dalam pertunjukan tersebut menjadi bukti kekuatan karya kreatif generasi muda. Menurutnya, karya seperti ini dapat menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional.

“Saya ingin kalian semua menciptakan peluang tersebut mulai dari bangku kuliah. Apa yang terjadi hari ini bukan hanya karena modal, tetapi juga karena kegigihan. Generasi muda ini sudah mulai bukan hanya mikirin bisnis, bukan hanya mikirin ekonomi, tapi mikirin bagaimana kreativitas bisa menjadi engine of growth,” ucapnya.

Organisasi SEMESTA, yang merupakan singkatan dari Semangat Seni Prasetiya Mulya, menjadi wadah pengembangan seni pertunjukan berbasis budaya Indonesia. Inisiatif ini menunjukkan peran kampus dalam mendorong minat generasi muda terhadap seni dan industri kreatif.

Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Hassan Wirajuda, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran mahasiswa. Ia menegaskan bahwa kreativitas menjadi fondasi penting dalam inovasi di berbagai sektor.

“Kegiatan ini bukan hanya sebuah ekspresi artistik, tapi juga merupakan bagian integral dari ekosistem pembelajaran di perguruan ini. Lebih jauh dari itu, kita juga melihat keterkaitan yang semakin erat antara dunia pendidikan dan sektor ekonomi kreatif. Oleh karena itu Universitas Prasetya Mulya akan terus mendorong ruang-ruang ekspresi dan kolaborasi,” kata Hassan.

Pementasan yang disutradarai Andibachtiar Yusuf dan Dadang Badoet ini memadukan musik, komedi, dan narasi sosial dalam satu panggung. Kementerian Ekonomi Kreatif menilai karya ini sebagai contoh nyata pengembangan budaya lokal menjadi produk kreatif bernilai ekonomi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....