Anderson Paak Ungkap Makna Identitas Budaya dalam Film 'K-Pops!'
- 28 Feb 2026 19:26 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Musisi peraih sembilan penghargaan Grammy, Anderson .Paak, membagikan refleksi mendalam mengenai debut penyutradaraannya melalui film berjudul 'K-Pops!'. Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama The Hollywood Reporter, ia menjelaskan bagaimana proyek ini menjadi jembatan bagi identitas budayanya sebagai keturunan kulit hitam dan Korea.
Film ini mengisahkan perjalanan BJ, seorang musisi yang mencoba membangkitkan kembali kariernya dengan bekerja sebagai band pengiring di ajang kompetisi K-Pop di Seoul. Di sana, ia secara mengejutkan bertemu dengan putra kandungnya yang telah lama hilang dan kini sedang berjuang menjadi bintang K-Pop.
Mengutip laporan dari The Hollywood Reporter, inspirasi film ini bermula dari kedekatan .Paak dengan putra aslinya, Soul Rasheed, selama masa karantina pandemi. Saat itu, keduanya sering menghabiskan waktu bersama dengan membuat konten komedi di kanal YouTube yang kemudian memicu ide untuk sebuah naskah layar lebar.
Selain unsur komedi, .Paak juga menyisipkan elemen sejarah pribadinya terkait latar belakang sang ibu yang lahir di Korea dan diadopsi oleh keluarga Amerika. Proyek film ini menjadi sarana emosional baginya untuk mengeksplorasi akar keturunan Koreanya yang sebelumnya belum banyak diketahui publik.
Sisi musikalitas dalam film ini digambarkan sebagai perpaduan antara struktur musik K-Pop yang energik dengan sentuhan musik soul dan funk. .Paak bekerja sama dengan sejumlah produser ternama untuk memastikan lagu-lagu dalam film tetap memiliki ciri khas pribadinya namun tetap menghormati genre aslinya.
Dalam proses pembuatannya, .Paak mengakui bahwa mengelola peran sebagai sutradara, aktor, sekaligus penulis lagu merupakan tantangan yang sangat berat. Namun, ia merasa puas karena film ini berhasil menampilkan pesan kuat tentang persatuan keluarga dan keindahan pertemuan lintas budaya.
Film 'K-Pops!' sendiri telah resmi tayang di jaringan bioskop global mulai tanggal 27 Februari 2026 kemarin. Kehadiran film ini semakin mengukuhkan posisi Anderson .Paak sebagai seniman serba bisa yang mampu bercerita melalui berbagai media seni yang berbeda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....