Jamal Mirdad Sambut Lebaran Ceria

  • 27 Feb 2026 03:08 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Menyambut datangnya Idul Fitri, musisi senior Jamal Mirdad kembali menghadirkan karya bertema kekeluargaan melalui lagu “Lebaran Pulang Kampung”. Lagu ini diciptakan bersama Timur Priyono sebagai bentuk perayaan atas tradisi tahunan yang selalu dinanti masyarakat Indonesia.

“Lebaran Pulang Kampung” mengangkat suasana khas menjelang hari kemenangan. Dari hiruk-pikuk persiapan mudik, kebahagiaan berkumpul bersama keluarga, hingga momen haru saling bermaafan, semuanya dirangkum dalam lirik yang ringan dan mudah diingat. Lagu ini menangkap euforia yang kerap terasa di berbagai penjuru negeri setiap menjelang Idul Fitri.

Melodi ceria yang dihadirkan memberi nuansa hangat dan optimistis. Aransemen musiknya sederhana namun efektif membangun suasana perayaan. Lagu ini tidak hanya mengajak pendengar untuk bernostalgia, tetapi juga menegaskan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi ruh Lebaran di Indonesia.

Bagi Jamal Mirdad, lagu ini bukan sekadar karya musiman. Ia menjadi pengingat akan pentingnya pulang—bukan hanya secara fisik menuju kampung halaman, tetapi juga pulang secara batin, mempererat silaturahmi dan membersihkan hati. Tradisi mudik dan saling memaafkan menjadi jembatan yang menyatukan keluarga dalam suasana penuh syukur.

Kolaborasi dengan Timur Priyono menghadirkan sentuhan kreatif yang segar tanpa meninggalkan karakter klasik yang melekat pada Jamal Mirdad. Perpaduan pengalaman dan semangat baru ini menghasilkan lagu yang relevan bagi berbagai generasi, baik yang telah lama mengenal karya-karya Jamal maupun pendengar muda.

Dirilis di berbagai platform musik digital, “Lebaran Pulang Kampung” juga hadir dengan video klip resmi yang memperkuat nuansa kebahagiaan Idul Fitri. Visual yang dihadirkan menggambarkan perjalanan mudik dan momen kebersamaan keluarga, mempertegas pesan lagu tentang arti pulang dan berbagi kebahagiaan.

Melalui lagu ini, Jamal Mirdad dan Timur Priyono menghadirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi. “Lebaran Pulang Kampung” menjadi pengingat bahwa di tengah dinamika zaman, tradisi dan nilai kebersamaan tetap menjadi fondasi utama perayaan Idul Fitri—sebuah momen suci untuk kembali menyatu dalam cinta dan maaf.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....