BLACKPINK Kolaborasi Dengan National Museum Of Korea

  • 21 Feb 2026 06:07 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - BLACKPINK kembali mengukir sejarah baru dengan memadukan musik modern dan warisan budaya melalui perilisan mini album ketiga mereka yang bertajuk "DEADLINE". Untuk merayakan comeback ini, grup asuhan YG Entertainment tersebut menjalin kolaborasi istimewa dengan National Museum of Korea mulai 26 Februari hingga 8 Maret 2026.

Proyek yang didukung oleh Spotify ini menjadikan BLACKPINK sebagai artis K-pop pertama yang menjalankan kerja sama resmi berskala besar dengan institusi budaya nasional tersebut. Selama periode ini, gedung National Museum of Korea akan diterangi cahaya merah muda yang megah sebagai simbol identitas BLACKPINK.

Menariknya, para anggota—JISOO, JENNIE, ROSÉ, dan LISA—turut berkontribusi langsung sebagai audio docent untuk delapan artefak utama museum. Keterlibatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan sejarah Korea Selatan kepada para penggemar global dengan cara yang lebih interaktif dan intim.

Puncak dari kolaborasi ini adalah sesi mendengarkan album "[DEADLINE]" secara penuh yang berlokasi di area "The Path of History". Pengunjung dapat menikmati lagu-lagu terbaru di dekat Prasasti Gwanggaeto yang ikonik.

Bagi pengguna Spotify Premium, pendaftaran melalui Naver Reservation telah dibuka sejak 19 Februari untuk mendapatkan akses eksklusif sesi pra-rilis, sementara pengunjung umum dapat menikmatinya mulai 27 Februari tepat saat album resmi diluncurkan.

Mini album "[DEADLINE]" sendiri terdiri dari lima lagu baru, yaitu ‘GO,’ JUMP,’ ‘Me and my,’ ‘Champion,’ dan ‘Fxxxboy.’ YG Entertainment mengungkapkan bahwa karya ini merekam momen terbaik BLACKPINK dalam fase karier mereka yang paling bersinar.

Dengan menggabungkan promosi musik dan edukasi budaya, proyek ini diprediksi akan menjadi standar baru bagi industri hiburan dalam memperkenalkan identitas nasional ke kancah internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....