Rafael Tan Comeback lewat Aku Sayang Kamu

  • 17 Feb 2026 21:34 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Rafael Tan resmi membuka lembaran baru perjalanan musiknya di tahun 2026 dengan merilis single terbaru berjudul “Aku Sayang Kamu”. Lagu ini menjadi penanda comeback setelah sekitar tiga tahun tidak merilis karya solo, sekaligus langkah awal menuju proyek EP atau album solo yang tengah dipersiapkan untuk dirilis tahun ini. Meski dikenal luas sebagai anggota boyband SM*SH, ia telah lama menapaki jalur musikal personal di luar grup dan menjadikan rilisan ini sebagai kesinambungan dari perjalanan tersebut.

“Aku Sayang Kamu” bukan lagu baru sepenuhnya. Lagu ini pertama kali dikenal publik sebagai karya band SMA Rafael bernama Cola Float di awal 2000-an dan sempat menjadi hits di skena musik indie Bandung. Lagu tersebut bahkan pernah menempati peringkat pertama di sejumlah chart radio lokal selama berminggu-minggu, sehingga memiliki tempat tersendiri di hati pendengar yang tumbuh di era tersebut. Ditulis dari pengalaman pribadi, lagu ini merekam kisah tentang menemukan cinta, kehilangan, dan kesetiaan dalam menunggu.

Secara naratif, lagu ini bercerita tentang seseorang yang telah menemukan tambatan hati, namun harus menerima kenyataan pahit ketika orang yang dicintai pergi bersama orang lain. Meski demikian, karena rasa sayang yang besar, ia memilih tetap menunggu dengan harapan cinta itu kembali. Tema penantian, keikhlasan, dan cinta tanpa tuntutan disampaikan melalui balutan sweet pop RnB yang sederhana namun emosional, membuatnya relevan lintas generasi.

Untuk versi 2026, aransemen lagu diolah ulang agar selaras dengan selera musik masa kini tanpa menghilangkan ruh nostalgia. Proses produksi melibatkan Kamga sebagai vocal director yang membantu menggali interpretasi vokal yang lebih dewasa dan jujur. Rekaman dilakukan di Roemah Iponk, sementara mixing dan mastering ditangani oleh Irene Edmar sehingga menghasilkan kualitas audio yang hangat dan modern.

Rafael mengungkapkan bahwa lagu ini memiliki sejarah panjang dalam hidupnya karena ditulis dari pengalaman pribadi sejak masa SMA dan sempat populer di radio-radio Bandung. Tantangan terbesarnya adalah menjaga rasa nostalgia sekaligus menghadirkan pendekatan yang relevan dengan musik saat ini. Ia berharap lagu ini dapat kembali menemukan tempat di hati pendengar lama yang ingin bernostalgia, sekaligus menjangkau generasi baru yang baru mengenalnya lewat rilisan ini. Dengan aransemen segar dan rasa yang lebih matang, “Aku Sayang Kamu” diharapkan menjadi jembatan antara dua generasi serta pembuka menuju proyek album solo yang lebih personal dan reflektif.




google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....