Chappell Roan Tinggalkan Wasserman Music Karena Skandal Epstein

  • 11 Feb 2026 11:27 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta –  Penyanyi Chappell Roan secara resmi mengumumkan keputusannya untuk berpisah dengan agensi manajemen ternama, Wasserman Music. Langkah berani ini diambil setelah nama CEO agensi tersebut, Casey Wasserman, mencuat dalam dokumen Departemen Kehakiman Amerika Serikat yang berkaitan dengan terpidana pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein. Melalui unggahan di Instagram Story, Chappell menegaskan bahwa dirinya tidak lagi berada di bawah naungan agensi tersebut demi menjaga standar moral dan integritas dalam berkarya.

Dalam pernyataannya, Chappell menekankan bahwa ia memikul tanggung jawab besar untuk melindungi timnya serta prinsip-prinsip kemanusiaan yang ia yakini. Ia menolak dengan tegas untuk membiarkan dirinya atau orang-orang di sekitarnya berada dalam posisi yang terpaksa membela atau mengabaikan tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai martabat manusia. Bagi Chappell, setiap artis berhak mendapatkan perwakilan yang selaras dengan nilai keselamatan dan etika kerja yang tinggi.

Keputusan ini merupakan bentuk nyata dari keyakinan Chappell bahwa perubahan besar di industri musik hanya dapat terwujud melalui akuntabilitas dan kepemimpinan yang layak dipercaya. Wasserman Music sendiri merupakan salah satu agensi raksasa yang menaungi musisi kelas dunia seperti Coldplay dan Ed Sheeran. Namun, kredibilitas agensi tersebut kini tengah diuji setelah terungkapnya korespondensi email bernada sugestif antara Casey Wasserman dengan Ghislaine Maxwell, rekan Epstein, pada tahun 2003 silam.

Meski Casey Wasserman telah mengeluarkan permintaan maaf secara terbuka pada 31 Januari lalu dan menyatakan penyesalannya, hal tersebut nampaknya tidak mengubah pendirian Chappell Roan. Casey menegaskan bahwa ia tidak memiliki hubungan bisnis maupun pribadi dengan Epstein, namun Chappell tetap memilih untuk memprioritaskan prinsip moral di atas segalanya. Langkah Chappell ini pun mendapatkan banyak sorotan sebagai aksi nyata seorang musisi dalam menuntut transparansi di industri hiburan global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....