Absen Dari Agenda Grup, CBX Picu Pertanyaan Penggemar
- 04 Feb 2026 15:12 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Grup K-pop legendaris EXO resmi comeback dengan merilis album kedelapan mereka yang berjudul ‘REVERXE’ pada Senin, 19 Januari 2026. Sebelumnya EXO dijadwalkan kembali beraktivitas grup setelah para member menyelesaikan wajib militer melalui Fan Meeting EXO’verse yang digelar pada 13-14 Desember 2025. “Crown” menjadi single utama dalam album ini yang menampilkan keenam member—Suho, Lay, Chanyeol, Kyung-soo (D.O), Kai, dan Sehun.
Dilansir dari situs resmi antaranews.co.id pada Rabu, 4 Februari 2026, EXO tengah mempersiapkan tur keenam mereka bertajuk “EXO PLANET #6 - EXhOrizon”. Rangkaian tur akan dimulai pada 10-12 April 2026 di KSPO DOME, Korea Selatan. Melalui tur konser ini, EXO akan menyambangi 13 kota di berbagai negara, termasuk Jakarta.
Tak berhenti di situ, EXO juga akan kembali memulai perjalanan baru mereka melalui EXO’s Travel the Word on a Ladder musim 5. Terdiri dari enam episode yang akan dijadwalkan tayang mulai 4 Maret 2026 melalui Mnet dan Wavve. Kali ini, Suho, Chanyeol, Kyung-soo (D.O), Kai, dan Sehun melakukan perjalanan bersama ke Pulau Jeju.
Kembalinya aktivitas grup menuai antusiasme para EXO-L, namun absennya Chen, Baekhyun, Xiumin membuat sebagian penggemar menanyakan sub-unit EXO-CBX ini. Sejak 2023, sub-unit EXO-CBX memutus kontrak mereka dengan SM Entertainment. Namun begitu mereka tetap menggunakan nama EXO-CBX sebagai sub-unit dan berkeinginan untuk tetap berpartisipasi dalam kegiatan EXO.
Hubungan kerja antara EXO-CBX dan SM Entertainment setelahnya mengalami dinamika yang panjang. Hal ini turut berdampak pada keterlibatan EXO-CBX dalam aktivitas grup. Konflik antara EXO-CBX dan SM Entertainment membuat kedua pihak terlibat dalam gugatan hukum perkara kasus kontrak eksklusif Chen, Baekhyun, dan Xiumin.
Pada 18 Juni 2023 baik INB100 maupun SM Entertainment menandatangi perjanji tertulis. Isi dari perjanjian tersebut menyatakan bahwa EXO-CBX dapat melakukan aktivitas individu lewat INB100 dengan syarat membayar 10 persen dari pendapatan aktivitas individu tersebut ke pihak SM Entertainment.
Namun, Juni 2024, kedua pihak saling menggugat dimana SM Entertainment mengajukan gugatan yang menyebutkan bahwa EXO-CBX gagal membayar 10 persen kepada pihak SM Entertainment. INB100 selaku manajemen EXO-CBX, mengajukan gugatan kembali kepada SM Entertainment atas pelanggaran dari perjanjian yang dilakukan kedua belah pihak, yakni tidak memenuhi tarif biaya distribusi sebesar 5,5 persen untuk album dan musik mereka. INB100 menuntut transparansi pendapatan yang seharusnya dirincikan dengan benar oleh pihak SM Entertainment.
Kedua pihak beberapa kali menjalani mediasi di pengadilan yang tidak kunjung menemukan jalan keluar. INB100 melalui kuasa hukumnya menyatakan akan melanjutkan kasus ini ke proses litigasi. Dengan demikian kasus antara EXO-CBX dan SM Entertainment tampaknya masih berlanjut untuk menemukan titik temu yang disepakati bersama.
Meski kini aktivitas EXO sebagai grup telah berjalan, namun hal ini tetap menyisakan kerinduan tersendiri bagi para penggemar akan formasi lengkap EXO. Hal ini pula masih menjadi tanda tanya bagi penggemar akan formasi penuh EXO di masa depan. EXO-L pun masih terus menantikan seluruh member EXO untuk dapat kembali tampil bersama. (Susanti Ramadhan – Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jakarta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....