"Tak Kancani", Kado Special Ndarboy Genk
- 27 Jan 2026 18:48 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID,Jakarta - Tidak semua musisi merayakan ulang tahun dengan pesta meriah. Di usia 31 tahun, Ndarboy Genk justru memilih menghadirkan sebuah karya yang reflektif dan penuh makna. Sebuah single berjudul “Tak Kancani” resmi dirilis bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Lagu ini bukanlah selebrasi, melainkan hadiah yang ia persembahkan untuk menemani para pendengar dalam berbagai situasi, terutama saat berada di masa-masa sulit.
“Tak Kancani” lahir dari kegelisahan personal Ndarboy Genk setelah perjumpaannya dengan teman-teman difabel, khususnya para musisi tunanetra yang sehari-hari mengamen di Yogyakarta. Dari pertemuan itu, Ndarboy menemukan refleksi mendalam tentang cara memandang hidup, rasa syukur, dan ketulusan dalam berkarya.
“Saya sering lihat teman-teman tunanetra ngamen, penghasilannya tidak menentu, tapi mereka bisa menikmati hidupnya, selalu ceria. Lantas saya melihat diri sendiri yang mungkin masih sering mengeluh. Dari situ saya tersadar tentang spirit dan ketulusan dalam bermusik dan kemudian saya tuangkan ke dalam lagu ini,” ungkap Ndarboy Genk.
Dalam proses kreatifnya, Ndarboy menggandeng musisi tunanetra asal Yogyakarta, Fauzi Haidi. Kolaborasi ini berjalan secara intens dan setara. Fauzi turut memberikan banyak masukan, khususnya dalam hal aransemen, yang membuat “Tak Kancani” tumbuh menjadi karya yang organik dan sarat makna, sekaligus menjadi ruang belajar bagi keduanya.
“Lagu ini bukan tentang uang, bukan soal viral, dan bukan buat cari gimmick. Buat saya ini bentuk solidaritas dan support untuk teman-teman difabel. Saya ingin lagu ini jadi soundtrack hidup banyak orang, terutama saat mereka sedang punya beban berat, sakit, atau merasa sendirian,” ujar Ndarboy.
Lebih jauh, Ndarboy mengaku kolaborasi ini membuatnya seperti terlahir kembali sebagai musisi. “Rasanya kayak diingatkan lagi bahwa berkarya itu harus tulus. Setelah kolaborasi ini, saya seperti balik ke nol lagi. Soal rezeki, soal lagu ini diterima atau tidak, itu urusan Yang Kuasa,” tambahnya.
Bersamaan dengan perilisan lagu, Official Lyrics Video “Tak Kancani” juga dirilis melalui kanal YouTube Ndarboy Genk. Menariknya, video lirik tersebut menampilkan perjalanan Ndarboy Genk bersama Fauzi Haidi di Suriname, menghadirkan lapisan makna lain dalam karya ini.
Di negara tersebut, Ndarboy menyaksikan langsung kehidupan diaspora Jawa yang telah menetap lintas generasi. Melalui musik pop Jawa, ia berupaya menjadikan lagu sebagai jembatan untuk merawat persaudaraan sekaligus menjaga bahasa dan budaya Jawa agar tetap hidup di kalangan generasi muda Suriname.
“Orang Suriname yang tua-tua masih fasih bahasa Jawa, tapi anak mudanya sudah mulai jarang pakai. Saya datang ke Suriname dengan satu harapan sederhana, jangan sampai orang Jawa di Suriname kehilangan bahasanya dan akar budayanya. Musik bisa jadi cara paling efektif buat mengingatkan itu,” jelas Ndarboy Genk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....