Serdadu Sam Ungkap Refleksi Hidup Lewat "Kronik"

  • 27 Jan 2026 12:49 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Musisi alternatif Serdadu Sam merilis album penuh terbarunya bertajuk Kronik, sebuah proyek musikal yang memotret kegelisahan batin, refleksi sosial, dan pencarian eksistensi manusia. Album ini melanjutkan perjalanan kreatif Serdadu Sam setelah merilis sejumlah karya seperti “Kami adalah Badai”, “Agrippina”, reinterpretasi “Setengah Tiang”, dan “The Lady with the Sapphire in Her Eyes”.

Album Kronik berisi 13 trek yang disusun layaknya bab-bab dalam sebuah buku kehidupan. Melalui lagu-lagunya, Serdadu Sam mengangkat berbagai tema seperti ambisi, kegagalan, perpisahan, pertobatan, hingga semangat memperjuangkan hidup yang lebih baik. Seluruh materi, kecuali “Setengah Tiang” karya Harry Roesli, ditulis dan diciptakan oleh Kenny, sosok di balik Serdadu Sam, dalam Bahasa Indonesia sejak proses penulisan yang dimulai pada 2021.

Secara musikal, Kronik mengeksplorasi berbagai genre dan instrumen, termasuk lagu berdurasi panjang “Kalibut” yang mengangkat isu konflik Gaza. Album ini juga menghadirkan reinterpretasi “Setengah Tiang” dengan pendekatan kontemporer, serta single unggulan “Dan Akhirnya Selamanya”, kolaborasi dengan Bemby Gusti, yang berisi pesan personal tentang menerima kehidupan dan menemukan makna kebahagiaan.

Dalam proses produksinya, Serdadu Sam melibatkan sejumlah musisi dan kolaborator lintas generasi, dengan rekaman sebagian besar dilakukan di Studio 168. Album Kronik diproduseri oleh Serdadu Sam bersama Fay Ismail, dengan mixing dan mastering oleh Fay Ismail dan Dimas Pradipta. Ke depan, Serdadu Sam berencana memperkenalkan album ini melalui showcase serta merilisnya dalam format fisik dan digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....