Ikang Fawzi Berkisah Ramayana

  • 23 Jan 2026 14:43 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Musisi legendaris Ikang Fawzi memperkenalkan single terbarunya berjudul “Ramayana” dalam program "Seratus Persen Indonesia" Pro 1 RRI Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026. Lagu ini terinspirasi kisah pewayangan Ramayana yang dikemas dalam balutan rock progresif dengan sentuhan etnik Nusantara.

Dalam wawancara tersebut, Ikang Fawzi menegaskan Ramayana bukan sekadar lagu, melainkan refleksi nilai kehidupan manusia lintas zaman. “Cerita Ramayana itu sangat manusiawi, penuh konflik batin, kesetiaan, keberanian, dan pengorbanan yang selalu relevan sampai hari ini,” ujar Ikang.

Ikang Fawzi menjelaskan proses kreatif lagu Ramayana tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui riset mendalam terhadap cerita pewayangan. “Kami tidak ingin sekadar memakai nama Ramayana, tapi benar-benar memahami ruh dan pesan besarnya,” kata Ikang.

Ia mengungkapkan salah satu proses riset dilakukan oleh Ekki Soekarno yang melakukan perjalanan khusus ke Magelang.

“Ekki sampai ke Magelang, bertemu langsung dengan Dalang Ki Manteb Soedarsono, dan belajar banyak soal dunia pewayangan,” tuturnya.

Menurut Ikang, pertemuan tersebut memberi kedalaman narasi pada lagu melalui pendekatan dalang yang kuat dan berakar budaya.

“Wayang itu bukan sekadar tontonan, tapi suara batin bangsa yang ingin kami hadirkan lewat musik,” ujar Ikang.

Ikang menyebut kolaborasi tersebut terasa istimewa karena mereka bertiga juga terikat hubungan keluarga sebagai adik ipar.

“Bermain dengan adik ipar sendiri itu rasanya cair, jujur, dan penuh kepercayaan karena kami sudah saling mengenal lama,” katanya.

Secara musikal, Ramayana memadukan vokal khas Ikang Fawzi, permainan drum Gilang Ramadhan, serta gitar dan gamelan terprogram oleh Ekki Soekarno.

“Kami ingin musiknya tetap modern, tapi akarnya jelas berpijak pada budaya Nusantara,” ujar Ikang.

Melalui Ramayana, Ikang berharap musik dapat menjadi jembatan antara generasi muda dan kisah besar kebudayaan Indonesia.

“Kalau lagu ini membuat orang penasaran dan ingin memahami Ramayana lebih dalam, berarti musiknya sudah bekerja,” tutup Ikang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....