Film Riba Ungkap Teror Kutukan Pesugihan Mematikan

  • 30 Nov 2025 21:26 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Film Riba menghadirkan kisah horor tentang Sugi, seorang ayah muda yang terjerat utang rentenir hingga terperosok dalam praktik pesugihan “Getih Anak”. Film ini mulai tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 4 Desember 2025.

Sutradara film Riba, bilang cerita ini berangkat dari fenomena praktik riba dan pesugihan yang masih terjadi di sejumlah daerah. “Banyak keluarga terjerumus utang, lalu mencari jalan pintas yang justru membawa petaka,” ujar sang sutradara.

Tokoh Sugi, diperankan oleh Ibrahim Risyad, digambarkan sebagai ayah muda yang hidupnya berubah setelah meminjam uang dari juragan bengis yang dimainkan Andre Geovano. Tekanan demi tekanan membuat Sugi terpojok tanpa jalan keluar.

Dalam keputusasaan, Sugi menerima tawaran pesugihan “Getih Anak” dari sahabat lamanya, Muji, diperankan Wafda Saifan. Pesugihan itu menjanjikan kekayaan besar, tetapi dengan konsekuensi kutukan yang mengerikan.

Produser film Riba menegaskan bahwa elemen horor digunakan untuk memperkuat pesan moral kepada masyarakat. “Kami ingin mengingatkan bahwa jalan pintas selalu memiliki harga yang mahal,” ucap produser.

Kutukan yang mengintai perlahan berubah menjadi teror tak kasat mata yang menghantui keluarga Sugi. Setiap keputusan membawa mereka semakin dekat pada bahaya yang tak terhindarkan. Ketegangan terus meningkat seiring cerita yang memaksa penonton menebak nasib akhir keluarga tersebut.

Film Riba akan menjawab pertanyaan besar: mampukah keluarga Sugi selamat dari kutukan pesugihan? Jawabannya dapat disaksikan mulai 4 Desember 2025 di bioskop seluruh Indonesia.

(Nurliana Amaliyah Hasibuan-Universitas Dian Nusantara berkontribusi menyusun artiikel ini )

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....