Film Labinak, Hadirkan Sumanto sebagai Kejutan
- 27 Agt 2025 14:00 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Film yang menyorot perhatian publik, karena salah satu perfilman horor Indonesia yang siap merilis karya terbarunya berjudul ‘Labinak: Mereka Ada di Sini’. Baru tayang di bioskop pada tanggal 21 Agustus 2025.
Film horor yang mengangkat tema sekte dan kanibalisme menjadi sentuhan sineas perfilman yang jarang ada di Indonesia. Selain itu, dalam film menghadirkan sosok nyata yang pernah menghebohkan masyarakat karena kasus yang dilaluinya, Sumanto.
Keterlibatan Sumanto memang menjadi daya tarik tersendiri. Penulis skenario Pratiwi Juliani mengatakan bahwa ia dan tim produksi tertarik untuk mengeksplorasi sisi manusiawi Sumanto yang kontroversial.
Oleh karena itu, mereka berusaha memahami sosoknya secara mendalam selama proses penulisan dan pembacaan naskah. “Kita ingin menunjukkan bahwa manusia, dengan segala sisi gelapnya, bisa lebih menakutkan daripada hantu,” ujar Pratiwi.
“Kanibalisme hanyalah pintu masuk untuk menggali lebih dalam soal moralitas, keserakahan, dan cara masyarakat memandang perbedaan,” ujar Pratiwi, dilansir metrojateng.com, Rabu, (27/08).
Produksi ini digarap serius oleh dukungan tiga produser, Prakash, Deepak, dan Dilip Chugani, yang sebelumnya juga terlibat dalam beberapa proyek film horor lokal. Film ini juga dibintangi oleh beberapa aktor papan atas dan sudah tampil dalam dunia seni peran, Raihaanun, Arifin Putra, Giulio Parengkuan, Nayla Purnama, Jenny Zhang, Chantig Schagerl, Aimee Saras, hingga Ivanka Suwandi.
Azhar Kinoi Lubis merupakan sutradara dari film Labinak, yang sudah akrab dengan genre horor. Film ini dibangun atas pondasi cerita yang memadukan terror, psikologi, dan kritik sosial.
Adegan mencekam, mengejutkan, hingga eskalasi ketegangan ciri khas dari film ini. Alur menegangkan dan pesan kemanusiaan yang mendalam, menjadi tontonan horor yang memicu adrenalin, tetapi juga menghadirkan refleksi bagi penonton tentang nilai kebaikan dan kemanusiaan.
Dilansir dari akun Instagram @anamifilms_official dan @filmlabinak_official dalam postingannya, Rabu, (27/08/2025), “Suasana horor Intens! Bukan hanya melalui jumpscare, juga melalui cerita kuat dan mengerikan,” _kliksaja.id. Dalam postingan instagram, bahwa film tersebut sudah mencapai 171.009 pada hari keempat yang sudah menjadi bagian dari ritual yang telah dilakukan secara turun temurun oleh keluarga Lusius, dalam film.
Tanggapan penonton dalam film tersebut yaitu serem, kaget, dan shock dengan ceritanya. “ngeri film nya, seru banget banyak jumpscarenya,” tulis akun @ccheenta di dalam postingan Instagram tersebut.
“Sudah beberapa kali nonton sama teman-teman tapi tetap seremmm,” tulis akun @a.namraff. “Seru filmnya, sedih banget pengorbanan ibu untuk anak apapun dilakukan,” tulis juga akun @megasurti.
Namun, film ini juga memiliki pro-kontra karena Sumanto hadir dalam film tersebut, “Bayangin sudah cape-cape rehab tapi traumamu dianggap enteng sama orang-orang,” tulis @indehle. “Kenapa malah diingetin ke dia, dia kan lagi berusaha buat sembuh dan normal lagi,” tulisn akun @aafissar, dalam akun Instagram @Folkative, Rabu, (27/08/2025). (Salma Adhwa Nazhifah-Universitas Negeri Jakarta).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....