Film Andai Ibu Tidak Menikah Dengan Ayah Tayang

  • 22 Agt 2025 11:23 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Film drama terbaru “Andai Ibu Tidak Menikah Dengan Ayah” karya Kuntz Agus dilaporkan akan tayang lebih awal di bioskop Indonesia pada 23-24 Agustus 2025. Penayangan ini dipercepat dari jadwal semula, yakni 4 September 2025.

Kesempatan menonton film “Andai Ibu Tidak Menikah Dengan Ayah” lebih awal hanya berlaku di 22 kota di Indonesia. Dilansir dari Instagram resmi @andaiibu, kota-kota tersebut antara lain Cirebon, Depok, Solo, Surabaya, dan Bali pada 23 Agustus, serta Bandung, Makassar, Manado, dan Jakarta pada 24 Agustus.

Film produksi Rapi Film ini mengangkat tema keluarga dan isu fatherless, yang menurut UNICEF pada 2021, dialami oleh sekitar 20,9 persen anak-anak Indonesia.

“Dalam film ini, kita tidak mengajak untuk membenci sosok ayah, karena tiap keluarga pasti punya masalahnya sendiri. Hanya saja mungkin kita yang belum memahami masalah ayah,” ujar sutradara Kuntz Agus saat konferensi pers, yang diunggah di akun @rapifilm pada 5 Agustus 2025.

Amanda Rawles, salah satu pemeran utama, berharap penonton menambah rasa empati terhadap keluarga. “Semoga setelah menonton film ini, rasa empati kita terhadap keluarga dan orang tua semakin bertambah, karena orang tua kita juga manusia. Nggak apa-apa untuk tetap menyayangi mereka, karena mereka tidak sempurna,” ucap Amanda Rawles.

Sinopsis Film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah

Laman m.21cineplex.com yang kami akses pada Jumat, 22 Agustus 2025, film “Andai Ibu Tidak Menikah Dengan Ayah” mengisahkan perjalanan Alin (Amanda Rawles), seorang mahasiswi kedokteran yang merantau. Ketika beasiswanya terancam dicabut, ia terpaksa pulang ke rumah dan menemukan kehidupan keluarganya semakin berat. Ayahnya (Bucek) jarang hadir di rumah, sementara adik dan kakaknya, Nayla Purnama dan Eva Celia, harus menanggung beban keluarga hingga mengorbankan mimpi-mimpi mereka sendiri.

Di tengah kesibukan dan beban keluarga, Alin menemukan buku harian ibunya. Buku itu menyimpan memori masa muda sang ibu, termasuk impian dan kerinduannya akan kebahagiaan.

Membaca kisah ibunya, Alin bertanya-tanya, andai ibu tidak menikah dengan ayah, akankah hidup ibunya lebih bahagia? Pertanyaan itu memicu refleksi Alin terhadap keluarganya sendiri dan hubungannya dengan Irfan (Indian Akbar), pasangannya, apakah ia telah memilih pasangan yang tepat.

(Dyah Pramesti Purbowati – Universitas Negeri Jakarta berkontribusi menyusun artikel ini)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....