Film Pengepungan di Bukit Duri Pamit dari Bioskop, Kenapa?

  • 05 Jun 2025 05:03 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Sutradara Joko Anwar resmi mengakhiri masa tonton Film Pengepungan di Bukit Duri di bioskop. Film laga produksi Come and See Pictures ini ditonton lebih dari 1, 8 juta orang penonton dan menjadikannya salah satu film Indonesia dengan penonton terbanyak tahun ini.

Melalui Instagram resminya, Joko mengucapkan terima kasih kepada masyarakat terhadap filmnya. Ia pun mengapresiasi semua obrolan yang muncul selama film tersebut tayang di layar lebar.

“Thank you for the love, the enthusiasm, and the conversation. Segenap murid dan pengajar SMA Duri pamit dari bioskop. Terima kasih, terima kasih, terima kasih. What a journey.” tulis Joko Anwar.

Para pemeran dalam film tersebut merespon unggahan Joko Anwar, termasuk Hana Malasan. Ia menulis, “Terima kasih tak terhingga! Sayang banget sama abang dan seluruh tim.”

Komentar komentar inimenggambarkan kedekatannya dengan kru dan artis yang menjadi bagian penting dalam perjalanan film ini.

Pengepungan di Bukit Duri merupakan film drama thriller yang berlatar tahun 2027, saat Indonesia mengalami pergolakan sosial dan politik. Edwin (Morgan Oey), seorang guru honorer, mendapat tugas mengajar di sebuah sekolah, SMA Duri untuk anak-anak bermasalah. Selain mengajar, Edwin juga mencari keponakannya yang hilang sebagai janji untuk kakaknya yang telah meninggal.

Saat terjadi pemberontakan besar di luar sekolah, Edwin, Diana (Hana Malasan), dan para siswa terjebak di dalam gedung yang dikepung. Mereka harus menghindari bahaya dari luar dan dalam sekolah sambil berusaha menyelesaikan misi.

Film ini pertama kali ditayangkan di bioskop pada 17 April 2025. Film tersebut berhasil meraih satu juta penonton hanya dalam 10 hari. (Shavira Husna - Universitas Gunadarma berkontribusi menyusun laporan ini)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....