Jembatan Gantung Terpanjang se Asia Tenggara
- 17 Des 2024 22:29 WIB
- Jakarta
Kegiatan refresing banyak dilakukan dengan mengunjungi gunung dan laut. Kepenatan pekerjaan yang di alami oleh di kota besar akan hilang seketika ketika otak dan pikiran kembali segar setelah melihat keagungan dan keindahan gunung dan lautan. Ada yang menarik dengan salah satu destinasi wisata di Sukabumi. Jembatan Gantung Situ Gunung.
Apdaun, Apresiasi Budaya Sunda, Selasa, 17 Desember 2024, pukul 20.15 WIB, membahas tentang Jembatan Gantung Terpanjang di Asia, bersama Wawan Suhendi, S.Sn., pengamat pelaku Budaya di Sukabumi.
Jembatan pada hakekatnya adalah berfungsi untuk menghubungkan dua tempat yang terpisah karena lautan dan sungai. Jembatan gantung di perlukan untuk jembatan sementara yang hanya bisa di lalui oleh beban terbatas. Untuk keperluan pariwisata, jembatan gantung berfungsi tempat untuk hiking, jungle adventure bagi yang suka menikmati alam, dan menghirup oksigen segar dari hutan. Selain jembatan gantung dari akar pohon di Kampung Baduy di Lebak Banten, Jembatan Gantung Situ Gintung Sukabumi menawarkan pemandangan hutan yang memukau, karena mengikuti Ekspedisi Lembah Purba. Dimulai dari melewati jembatan gantung dan berakhir di dua air terjun atau curug Sawer. Di lain sisi selain mengendorkan ketegangan otak selama bekerja di kota besar, Jembatan Gantung Situ Gunung malah memacu adrenalin dengan berjalan di atas ketinggian 121 meter dari permukaan tanah.
Situ Gunung dengan jembatan Lembah Purbanya yang memiliki panjang 535 meter, merupakan objek wisata baru yang ada di kawasan wisata Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Selain menikmati pemandangan alam yang masih murni, wisatawan juga bisa mengenal budaya Sunda dengan penampilan seni dari sanggar seni dari Cisaat dan Kadudampit.
"Pola generasi sekarang sudah mulai belajar tradisi pencak silat, gamelan sunda, degungan, bahkan banyak teman saya yang menjadi dosen di Australia, Belanda, Amerika, dan di Museum Siliwangi Sukabumi ada seni budaya, cagar budaya dan benda budaya. Seni pertunjukan Bolet, Bola Api, Pisau Ngamuk dan masih banyak bentuk kesenian yang lain. Jadi selain destinasi wisata alam, Sukabumi masih kaya dengan budayanya." ujar Wawan Suhendi menegaskan ketika ditanya tentang perkembangan seni.
Peningkatan wisatawan yang berkunjung ke Sukabumi juga di ungkapkan ketika seluruh penginapan di kota Sukabumi selalu penuh di akhir pekan. Peningkatan pengelolaan wisata kuliner dan perhotelan sangat diharapkan oleh Wawan Suhendi, mengingat ke depan akan semakin banyak wisatawan yang berkunjung karena jarak dari Jakarta ke Sukabumi hanya ditempuh dua jam. Tol Bocimi menjanjikan Sukabumi bisa memgurangi kepadatan jalur wisata Puncak. Sukabumi menawarkan wisata alam dengan bonus wisata budaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....