Hindia, 5 Tahun Menari Dengan Bayangan

  • 06 Des 2024 18:23 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Tepat lima tahun sejak dirilis, album Menari dengan Bayangan karya Hindia, musisi asal Jakarta, masih menjadi salah satu karya musik paling berkesan. Untuk merayakan momen spesial ini, Hindia merilis video konser spesial dari penampilannya di festival Pestapora September lalu. Video bertajuk “5 Tahun Menari dengan Bayangan” ini mulai tayang di YouTube Hindia pada (29/11) pukul 17.00 WIB, lengkap dengan film dokumenter pendek.

Video konser ini merekam momen emosional ketika Hindia tampil bersama band pengiringnya, Blue Valley Radio, dan beberapa musisi yang pernah terlibat dalam album, seperti Petra Sihombing, Matter Mos, Rayhan Noor, Natasha Udu, dan Kamga.

“Rasanya campur aduk banget. Ada beberapa momen gue enggak bisa menahan tangis,” ungkap Hindia. “Rasanya kayak kelar satu bab lagi di perjalanan gue bermain musik. Dari awal gue sudah mengira ini bakal rasanya gede banget, cuma gue nggak menyangka bakal segitunya,” tambahnya.


Lima tahun berjalan, album ini mencatat angka yang luar biasa. Pada April lalu, Menari dengan Bayangan mencapai satu miliar streams di Spotify, menjadikan Hindia sebagai artis solo pria Indonesia pertama yang mencapainya. Beberapa lagu andalannya juga mencatat jumlah streaming fantastis di spotify, seperti “Rumah ke Rumah” (344 juta), “Evaluasi” (318 juta), “Secukupnya” (286 juta), dan “Membasuh” (114 juta).

Bagi Hindia, album ini bukan cuma soal angka. Album ini memberinya stabilitas finansial sekaligus mengubah cara pandangnya. “Album ini bisa menghidupi banyak orang, dan bisa bikin keluarga gue santai karena gue musisi. Ada kemandirian yang gue dapet dari dampak finansial albumnya” jelasnya.

Bahkan hingga hari ini, Hindia masih sering mendapat pesan dari penggemar yang merasa album ini membantu mereka melewati masa sulit. Meski belum tahu seperti apa perjalanan albumnya di masa depan, Hindia berharap Menari dengan Bayangan terus bisa menginspirasi.

Album ini jelas bukan sekadar karya musik. Menari dengan Bayangan telah menjadi bagian dari hidup banyak orang dan simbol perubahan, baik untuk Hindia maupun para pendengarnya.

(Putri Bunga Dahlianty - Institut Bisnis Nusantara)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....