Nonalog: Pameran Seni Karya Perupa Perempuan Indonesia

  • 02 Okt 2024 06:51 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: BAIK Art Gallery Menggelar pameran bertajuk Nonalog yang berlokasi di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pameran ini menyajikan beragam karya yang mengandung kritik, ambisi, serta refleksi harapan, yang mengundang pengunjung untuk merenung.

Arti dari Nonalog sendiri, terinspirasi dari kata "Nona" dalam bahasa Korea yang ditulis "누나" atau biasa dibaca "Nuna" untuk memanggil kakak perempuan atau teman perempuan yang lebih tua. Namun, dalam bahasa latin kata ini berarti "Kesemebilan", karena itu bentuk yang memiliki sembilan sisi disebut "Nonagon".

Merayakan pameran ke-9 di bulan ke-9, BAIK ART Jakarta dengan bangga mempersembahkan Nonalog, yang menampilkan 9 perupa perempuan Indonesia yang menuangkan pemikiran dan penelitian mereka dalam bentuk karya seni. Tentang gagasan "perempuan", percakapan dengan diri sendiri, serta menemukan dan menyingkap kisah-kisah masa lalu yang belum terungkap.

Pameran ini menampilkan sekitar 20 Karya seni terdiri dari Dian Suci, Ayurika, Restu Ratnaningtyas, Candrani Yulis, Cecil Mariani, Dzikra, Henryette Louise, Maharini Mancanagara, dan Windi Apriani. Dari yang RRI Himpun pada Selasa Siang (1/10/24), seorang gallery sitter bernama Aan memberikan penjelasan mengenai beberapa karya yang memiliki makna mendalam. Sambil berkeliling, Aan menjelaskan satu per satu karya yang dipajang.

Sambil berkeliling, Aan menjelaskan detail karya yang dipajang, salah satunya adalah tiga lukisan karya Dian Suci yang menggambarkan mimpi-mimpi yang ia pandang sebagai cerminan dari kekhawatiran, harapan, dan euforia atas peristiwa yang tengah terjadi. "Bagi Dian, mimpi bukan sekadar pengalaman tidur, melainkan medium yang mampu menghubungkan manusia dengan kemungkinan-kemungkinan masa depan. Ia percaya bahwa mimpi bisa menjadi pertanda atau firasat, mengaburkan batas antara imajinasi dan kenyataan," ujar Aan Kepada RRI di Lokasi.

Lukisan-lukisan Dian Suci memiliki nuansa surreal, dengan karya pertama menampilkan sosok perempuan yang berdiri menatap kasur berantakan, dihiasi keran dan perahu kertas di atasnya, serta bunga di sekitarnya. Lukisan kedua menampilkan perempuan yang memandang lubang membara di depan gorden, sementara lukisan ketiga menggambarkan beberapa perempuan menyapu bola-bola merah di sebuah ruang kosong yang gelap.

Linda Safitri salah satu pengunjung asal Bogor, mengatakan tertarik berkunjung ke Nonalog karena ingin melihat karya Dian Suci dan Ayurika. "Sebagai sesama perempuan saya ikut bangga melihat karya dari pelukis permpuan seperti Dian Suci dan Ayurika bisa dilihat banyak orang," ujarnya.

Linda juga memberikan kesan terhadap nuansa ruangan yang sejuk dan nyaman sehingga bisa menikmati karya dengan tenang. "ruangan nya sejuk, dan nyaman juga karena datang pas bukan hari libur jadi untuk pengambilan spot foto lebih nyaman." tambahnya.

Pengunjung dapat mendatangi pameran Nonalog dari Selasa hingga Sabtu, pukul 11.00 hingga 19.00 WIB. Pameran ini berlangsung mulai 12 September hingga 19 Oktober 2024 di BAIK Art Gallery secara gratis dan pengunjung juga diperbolehkan mengambil foto dengan latar belakang karya seni yang memukau.

(Diana Sari/Mhs Magang)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....