Resep Sukses Pedagang Ikan Hias: Omset Puluhan Juta di Pelepah Raya

  • 08 Agt 2026 23:24 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA - Di balik riak air dan kilau warna-warni ikan hias di lapaknya, wanita berusia 51 tahun ini menyunggingkan senyum hangat. Dewi perempuan asal Sukabumi telah mengarungi dunia usaha ikan hias sejak tahun 1998. Bermula dari melihat sang adik yang menjadi pemasok ikan, ia memberanikan diri membuka usaha sendiri dengan modal awal sekitar Rp20 juta. Kini, ia mengelola toko yang berdiri di atas lahan retribusi milik pemerintah daerah.

Bagi Dewi pemilik toko, menjual ikan bukan sekadar transaksi jual beli barang mati. Dari lebih dari 20 jenis ikan yang ia jajakan seperti koi, koki, hingga komet ikan koi menjadi primadona utama, khususnya bagi para pelanggan dari kawasan perumahan elite.

"Harga yang ditawarkan beragam, mulai dari Rp50 ribu hingga mencapai Rp35 juta per ekor untuk koi kelas kontes dengan warna dan bentuk tubuh yang sempurna." ujar Dewi kepada RRI Jakarta, Sabtu 8 Agustus 2026.

Tak jarang, pakan ikan kualitas premium yang ia impor harganya mencapai Rp1,4 juta untuk kemasan 5 kilogram.

Meski omzet per harinya tidak menentu berkisar antara Rp8 juta hingga terkadang meledak di angka Rp50 juta perjalanan usahanya tak pernah lepas dari pasang surut. Duka terdalam pernah ia rasakan ketika genset toko mati saat pemadaman listrik di tengah malam, yang mengakibatkan 80 persen stok ikannya mati dan menelan kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Namun, ketelatenan dan kesabarannya membuahkan hasil manis. Berkat usaha ini, ia mampu mengantarkan kedua anaknya menempuh pendidikan tinggi hingga meraih gelar sarjana dan kini sukses menjadi pengusaha serta pekerja profesional. Support permodalan seperti fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI juga diakuinya sangat membantu menjaga napas bisnisnya tetap stabil.

Bagi pedagang gigih ini, kunci utama bertahan di bisnis ini adalah kasih sayang. "Kalau berdagang ikan itu kita harus sabar dan telaten. Ini makhluk hidup, harus disayang. Kalau jiwanya tidak penyayang, tidak akan sanggup jualan ikan," tuturnya penuh makna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....