Dari Dapur ke Kandang: Kisah Bu Ela, Ibu Rumah Tangga yang Jadi SPG "Cowboy" Sapi Kurban

  • 23 Mei 2026 14:11 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA – Ada pemandangan unik di salah satu lapak hewan kurban kawasan Sungai Bambu, Jakarta Utara, menjelang Idul Adha 1445 H. Tak hanya deretan sapi berbobot besar, kehadiran para tenaga pemasar atau Sales Promotion Girl (SPG) bergaya cowboy menjadi daya tarik tersendiri bagi para calon pembeli. Salah satunya adalah Ibu Ela (52), seorang ibu rumah tangga yang kini banting setir sementara menjadi "cowboy" sapi.

Bu Ela mengaku, profesi sebagai SPG sapi kurban ini adalah pengalaman kerja pertamanya di luar tugasnya sehari-hari mengurus rumah tangga. "Ini job pertama kali saya menjadi SPG sapi kurban. Biasanya ya cuma ibu rumah tangga saja di rumah," ujarnya dengan semangat.

Sempat Takut, Kini Malah Sayang

Meskipun usianya sudah menginjak kepala lima, Bu Ela tidak ragu mengambil tawaran pekerjaan yang terbilang unik ini. Ia melihatnya sebagai rezeki tambahan di momen menjelang Lebaran Haji. Namun, ia tak menampik bahwa awalnya ada rasa waswas saat harus berinteraksi dengan hewan-hewan besar tersebut.

"Awal-awal ya takut juga, kan belum kenal sama sapinya. Tapi ternyata setelah dijalani, sapi-sapinya jinak semua. Malah bisa diajak damai, bersih-bersih, dan sehat-sehat," kata Bu Ela ketoka ditemui RRI Jakarta menceritakan pengalamannya. Sabtu 23 Mei 2026.

Kini, rasa takut itu berubah menjadi keakraban. Bu Ela terlihat luwes mengenakan kostum ala cowboy lengkap dengan topi dan sepatu bot, sambil memantau kondisi sapi-sapi di lapak tempatnya bekerja.

Tugas Menawarkan Sapi hingga Memantau Kebersihan

Sebagai SPG, tugas Bu Ela bukan hanya sekadar berdiri dan berpose. Ia secara aktif menawarkan sapi-sapi kepada setiap pengunjung yang datang. Ia juga dibekali pengetahuan mengenai jenis dan kualitas sapi agar bisa menjelaskan dengan baik kepada calon pembeli.

"Tugas kita itu menawarkan sapi kepada pembeli yang datang, terus mengontrol juga kondisi sapinya," jelasnya.

Strategi Unik Berdayakan Warga Lokal

Kehadiran Bu Ela merupakan bagian dari strategi kreatif pemilik lapak, Pak Ahmad Kastono, yang sengaja memberdayakan ibu-ibu di lingkungan sekitar untuk membantu pemasaran. Strategi ini terbukti efektif menarik perhatian masyarakat sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi warga lokal.

Bagi Bu Ela, menjadi SPG sapi bukan sekadar mencari nafkah, tapi juga memberikan pengalaman baru yang tak terlupakan di masa tuanya. "Alhamdulillah, senang bisa belajar hal baru dan ketemu banyak orang," tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....