Cerita Sosok H. Nonon Sonthanie yang Namanya Diabadikan Jadi Nama Jalan di Bekasi

  • 18 Mei 2023 13:24 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Bekasi : Nama Almarhum (Alm) H. Nonon Sonthanie, belakangan ini ramai dibicarakan oleh warga Bekasi. Hal ini disebabkan namanya disematkan pada sebuah jalan di Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, tepatnya di Jalan yang dulunya bernama Jalan Baru Underpass.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono yang mengganti nama jalan tersebut. Tri Adhianto, tidak asal mengganti nama.

Diketahui, Nonon Sonthanie adalah orang yang menginisiasi beberapa pembangunan di Kota Bekasi. Salah satunya, fly over di Jalan Baru Underpass (kini bernama Jalan H. Nonon Sonthanie).

Mantan Ajudan Nonon Sonthanie, Taufiq Rahmat Hidayat lantas berbagi cerita tentang Wali Kota Bekasi tahun 1998 itu. Taufik yang kini menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bekasi mengatakan, dahulu Nonon Sonthanie menjabat Wali Kotamadya Kepala Daerah Tingkat II Bekasi Definitif (kini disebut Wali Kota).

Nonon Sonthanie kenang Taufiq, mengawali karirnya dari Kabupaten Bandung sebagai mantri polisi di Wilayah Lembang. Almarhum kemudian masuk ke dalam pemerintahan dengan menjabat Camat di Kabupaten Bandung.

Dari jabatan Camat, Nonon Sonthanie kemudian pindah ke wilayah Kabupaten Bekasi menjabat Kepala Bagian Hukum. Dari situ, karirnya terus meningkat baik menjadi Kepala Bapeda kemudian menjadi Sekretaris Daerah Karawang.

Karirnya masih terus meningkat, ia lantas menjabat Wakil Bupati di Karawang. Setelah itu, Nonon Sonthanie hingga akhir hayatnya mengabdi di Kota Bekasi. Ia kemudian menjabat Wali Kota Bekasi.

Karirnya yang terus meningkat bukan tanpa alasan, Taufik mengenang, Nonon Sonthanie piawal dalam hal kepemimpinan. Pria kelahiran Tasikmalaya 17 Agustus 1943 itu pun dianggap sebagai seorang kepala daerah yang memiliki visi sekaligus inovasi jangka panjang.

Baca Juga : Pemkot Bekasi Ubah Nama Jalan Baru Underpass Menjadi Jalan H. Nonon Sonthanie

Hal ini sangat dirasakan bagi masyarakat Kota Bekasi hingga saat ini. Almarhum Nonon Sonthanie merupakan tokoh yang menginisiasi adanya fly over Jalan Baru Underpass melalui pembebasan lahan di sekitar.

Menurut Taufiq, Nonon Sonthanje mengetahui bahwa Kota Bekasi kelak akan terhambat oleh lalu lintas 3 perlintasan yakni kereta api di Bulan-bulan, Proyek dan Ampera.

"Saya masih ingat betul saat saya masih menjadi mantri polisi atau Kasie Trantib di Bekasi Timur, saya terlibat untuk membebaskan Jalan Baru Underpass yang Alhamdulillah sekarang menjadi Jalan H. Nonon Sonthanie," ujar Taufiq, Kamis (18/5/2023).

"Dan itu adalah karya besar beliau, beliau sudah berfikir bahwa suatu saat kota ini akan stuck hanya dengan perlintasan kereta api di Bulan-bulan, Proyek dan Ampera," kenang Taufiq.

Dengan tiga lintasan itu lanjut Taufik, Nonon Sonthanie sudah menghitung secara matang. Mulai merencanakan hingga pembebasan lahan menggunakan lahan sepanjang irigasi sekunder dan bukan primer. Taufik bercerita, Nonon Sonthanie juga yang meletakan grand desain Kota Bekasi.

"Kalau sekarang ada istilah nya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP). Kalau dulu itu kan dicatat di dalam setiap proses itu bagaimana perencanaan kota itu sudah ada dan disiapkan berbagai langkah-langkah. Contoh, beliau itu sudah memikirkan bagaimana menghubungkan utara dan selatan dan tanpa harus melintasi perlintasan sebidang," ujar Taufiq.

Selain piawai memimpin dan merancang tata kota, Nonon lanjut Taufik memiliki sifat humoris dan sayang keluarga. Tak hanya itu, di balik ketegasan dalam memimpin, Nonon merupakan sosok pimpinan yang ramah dan mudah ditemui oleh siapapun.

"Beliau orangnya sangat humoris sekaligus tegas, dan hobinya adalah bernyanyi dan beliau selalu memanggil anak buahnya dengan sebutan meong, itu panggilan khusus. Beliau pun tidak pernah keberatan jika ada masyarakat yang ingin bertemu," tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....