Nelayan Cilincing, Menanam Tambang, Memanen Kerang

  • 28 Sep 2025 10:49 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Pesisir Cilincing dikenal dengan budidaya kerang hijau, budi daya ini sudah dicanangkan sejak Gubernur Ali Sadikin menjabat.

Pada tahun 1970 hingga 2.000 awal, sebelum pelabuhan Tanjung Priok meluas, nelayan di pesisir Cilincing sangat leluasa membuat ternak kerang dengan bambu yang ditancapkan di dasar laut dengan kedalaman 10-15 meter.

Kemudian pelabuhan Tanjung Priok mengalami perluasan, reklamasi dan tanggul-tanggul pesisir mulai membatasi masyarakat pesisir. Perlahan nelayan Cilincing yang berprofesi sebagai nelayan kerang merasa kesulitan untuk membuat ternak kerang dari bambu.

Jacko atau Sukarta Madjid (50) ketua RW 01 Kalibaru, Cilincing menjelaskan peternak kerang di Cilincing dari tahun ketahun telah mengalami banyak perubahan.

"Dari kerang bulu, ternak bambu, nelayan kompresor, hingga berinovasi menjadi bagan apung dengan media galon atau drum yang diapungkan, " ujar Jacko.

Ada penurunan baik dari hasil hingga kualitas kerang dari tahun ke tahun, namun, menurut Jacko kerang dari Cilincing lah kerang terbaik yang dibudidayakan di Teluk Jakarta.

"Meski alami banyak perubahan kerang dark Cilincing di RW 01 inilah yang terbaik, itu kata orang-orang di luar sana, " ujar Jacko.

Menurut Jacko di Cilincing nelayan menancap bambu akan tumbuh kerang, nelayan nanam tambang akan panen kerang. Hal ini dikarenakan kualitas air di Pesisir Cilincing masih baik.

Sementara Iyus (49) salah satu nelayan kerang hijau di pesisir Cilincing yang sudah 25 tahun menjadi nelayan mengatakan, nelayan kerang saat ini cenderung ekstrim untuk mendapatkan kerang.

Menurut Iyus, mereka yang memiliki modal akan membuat bagan dengan bambu atau inovasi saat ini menggunakan galon atau drum yang diapungkan dengan tambang yang menjuntai ke dasar laut.

Sementara mereka yang tidak memiliki modal akan mencari kerang yang menempel di lambung kapal, hingga batu pemecah gelombang.

"Ya sesulit apapun demi perut akan kami lakukan," ujar Iyus.

Iyus dan puluhan nelayan di pesisir Cilincing berharap terhadap pemerintah untuk membantu nelayan kerang ayng kini sedang mengalami penyempitan area tangkapan nelayan.

Sebab nelayan Cilincing kini terhimpit pembangunan, dari Timur perusahaan batu bara meluaskan areanya, sementara dari Barat pelabuhan perlahan mengerogoti area tangkap nelayan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....