Bahasa Betawi: Warisan Lisan yang Masih Hidup di Jakarta
- 26 Apr 2025 18:29 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Bahasa Betawi, sebagai salah satu dialek Melayu yang berkembang di Jakarta, memiliki kekayaan kosakata yang khas dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Meskipun terpengaruh oleh berbagai bahasa asing, seperti Arab, Belanda, dan Cina, Bahasa Betawi tetap menjadi identitas budaya yang kuat bagi masyarakat Jakarta.
Menurut Abdul Chaer, seorang ahli bahasa dan budayawan Betawi, "Bahasa Betawi merupakan hasil pembauran bahasa-bahasa antar suku dan dipengaruhi unsur bahasa asing (Arab, Belanda, Portugis, Inggris, dan Cina)." Ia menambahkan bahwa "Bahasa Melayu dialek Betawi yang untuk mudahnya biasa disebut bahasa Betawi, merupakan ciri kebudayaan yang paling menonjol dari orang Betawi, digunakan mereka secara turun temurun sebagai bahasa sehari-hari."
Dikutip dari Situs Resmi Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, beberapa kosakata Bahasa Betawi yang sering digunakan di Jakarta antara lain:
Ame: dengan
Babe: bapak
Berabe: sulit, susah
Buntelah: bungkusan
Bonyok: memar
Bujug busyet: ungkapan terkejut
Engkong: kakek
Kesohor: terkenal
Kudu: harus
Mak: ibu
Mewek: menangis
Muter-muter: berputar-putar
Plesiran: liburan
Tokcer: kuat dan sehat
Kosakata-kosakata tersebut mencerminkan kehidupan sehari-hari masyarakat Betawi dan sering digunakan dalam percakapan informal maupun formal di Jakarta.
Untuk melestarikan dan memperkenalkan Bahasa Betawi, Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta telah menyusun Kamus Bahasa Betawi yang berjudul "Betawi-Melayu". Kamus ini merupakan hasil pengayaan kosakata yang dilakukan melalui penelusuran kosakata yang ada dalam masyarakat pemakainya yang belum ada dalam kamus sebelumnya. Kosakata yang diperkaya dalam kamus ini berjumlah sekitar 1200 kosakata, yang diambil dari beberapa kamus yang sudah ditambahkan dengan menelisik kosakata Betawi yang ada dalam manuskrip Kamus Betawi.
Dengan adanya upaya pelestarian ini, diharapkan Bahasa Betawi tidak hanya menjadi kenangan, tetapi tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat Jakarta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....