Pelaku UMKM Ikan Cucut Asin di Cilincing Berhasil Menjadi Komoditi Ekspor

  • 21 Sep 2026 15:04 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA — Di balik riuhnya industri pengolahan hasil laut, terdapat perjuangan gigih dari para pengolah ikan cucut skala UMKM yang menggantungkan hidup pada dinamika pasar. Usaha pengolahan ini menjadi rantai penting dalam menyediakan bahan baku untuk berbagai olahan pangan, mulai dari empal hingga ikan asin.

Sidikin salah satu pengolahan ikan cucut si kawasan Kalibaru Cilincing menjelaskan dalam menjalankan usahanya, pengolah ikan cucut mengandalkan jalur distribusi manual melalui supplier atau pemasok.

"Hasil olahan ini disalurkan untuk kebutuhan pasar lokal hingga memenuhi permintaan pabrik dan komoditas ekspor, " ujar Sodikin saat ditemui RRI Jakarta, Senin 21 September 2026.

Meskipun mampu mencatatkan omset kotor hingga ratusan juta rupiah saat kondisi ramai, pendapatan tersebut masih fluktuatif dan dipotong berbagai biaya operasional.

Mwnurut Sodikin usaha pengolahan ikan cucut ini juga diwarnai berbagai tantangan bisnis yang tidak mudah:

Fluktuasi Harga dan Persaingan: Harga bahan baku ikan cucut kerap tidak stabil. Di pasar lokal, pelaku usaha di Jakarta juga harus bersaing ketat dengan pasokan dari daerah lain seperti Jawa yang kerap menawarkan harga lebih murah.

Keterbatasan dan Regulasi Ekspor: Untuk pasar ekspor, pengiriman kerap terbentur aturan, perizinan, hingga penahanan barang di bea cukai saat izin atau kuota ekspor belum dibuka.

Dampak terhadap Tenaga Kerja: Ketidakpastian permintaan ekspor dan pasar berimbas langsung pada keberlangsungan kerja para pegawai.

"Yah, ketika permintaan menurun atau pengiriman tertahan, aktivitas produksi terpaksa dihentikan sementara, yang berdampak pada nasib para pekerja saya, " ujarnya.

Meski dihadapkan pada ketidakpastian pasar dan tantangan regulasi, para pengolah ikan cucut terus bertahan demi menjaga roda perekonomian usaha serta penghidupan para karyawannya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....