Ikut Pelatihan YIS, Peserta Raup Ribuan Pesanan Frozen Food
- 28 Agt 2026 17:15 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Program Workshop Perempuan Berdaya yang digelar Yayasan Indonesia Setara (YIS) di Ciawi, Kabupaten Bogor, dan Depok, Jawa Barat, mulai membuahkan hasil. Sejumlah peserta pelatihan kewirausahaan yang diinisiasi Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno, berhasil memperoleh pesanan produk frozen food hingga ribuan unit tak lama setelah mengikuti pelatihan.
Workshop di tersebut diikuti puluhan peserta dengan antusias. Dari kegiatan tersebut, 20 peserta berhasil mengantongi pre-order (PO) dengan total mencapai 2.090 pcs produk frozen food.
Rahmawati menjadi peserta dengan pesanan terbanyak, yakni 231 pcs, disusul Vera dengan 186 pcs. Dengan estimasi harga Rp5.000 per pcs, Rahmawati berpotensi meraih pendapatan sekitar Rp1.155.000, sedangkan Vera diperkirakan memperoleh Rp930.000.
Hasil serupa juga terlihat pada Workshop Perempuan Berdaya di Depok yang digelar pada 19 Agustus 2026. Peserta mulai mempraktikkan keterampilan yang diperoleh melalui produksi sekaligus pemasaran produk.
Di Depok, Denny Rahayu mencatat pesanan tertinggi sebanyak 245 pcs, diikuti Melly dengan 210 pcs. Dengan estimasi harga Rp8.000 per pcs, Denny berpotensi memperoleh pendapatan sekitar Rp1.960.000, sementara Melly diperkirakan meraih Rp1.680.000.
Founder Yayasan Indonesia Setara, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan pemberdayaan perempuan tidak cukup hanya berhenti pada peningkatan keterampilan, tetapi juga harus menumbuhkan keberanian untuk memulai usaha.
“Semangat kewirausahaan itu tumbuh ketika kita berani memulai, berani mencoba, dan tidak takut menghadapi tantangan. Pelatihan akan semakin bermakna ketika ilmu yang didapat langsung dipraktikkan menjadi produk yang bisa dijual,” ujar Sandiaga, melalui keterangan tertulis, Jumat, 28 Agustus 2026.
Ia mendorong peserta agar terus mengembangkan kualitas produk, memperluas pemasaran, dan menjaga kepercayaan pelanggan setelah memperoleh pesanan pertama.
“Jangan melihat pesanan pertama sebagai akhir, tetapi sebagai awal perjalanan. Dari satu pesanan bisa tumbuh menjadi puluhan, ratusan, bahkan usaha yang lebih besar. Yang penting konsisten, kreatif, dan terus belajar,” katanya.
Menurut Sandiaga, capaian peserta di Ciawi dan Depok menunjukkan bahwa program pemberdayaan akan lebih berdampak ketika pelatihan keterampilan disertai kesempatan memasarkan hasil produksi. Selain belajar membuat frozen food, peserta juga memperoleh pengalaman menjalankan proses bisnis, mulai dari menentukan produk yang diminati pasar, menghitung potensi pendapatan, memenuhi pesanan, hingga menjaga kualitas produk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....