Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, BI Gelar Karya Kreatif Indonesia 2026
- 22 Agt 2026 22:13 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Bank Indonesia menggelar Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 sebagai bentuk komitmen untuk mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. KKI tahun ini mengangkat semangat “Beudaya Meusare Sare” dari Aceh, yang bermakna Berdaya, Bersama-Sama.
Gelaran tersebut juga menjadi bentuk upaya mendorong kebangkitan UMKM di wilayah Sumatera dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana alam. Gelaran yang berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC) tersebut dibuka oleh Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia Destry Damayanti dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Selvi Gibran Rakabuming.
Turut hadir dalam momen tersebut Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Ketua Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Putri, dan Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan, Doddy Zulverdi. Selain itu, pembukaan KKI 2026 juga dihadiri oleh duta besar negara sahabat, perwakilan Kementerian/Lembaga terkait, asosiasi, perbankan, dan para pelaku usaha.

Mengusung tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”, KKI 2026 menjadi wadah sinergi 27 Kementerian dan Lembaga serta 34 mitra strategis untuk memperkuat daya saing, akses pembiayaan, digitalisasi, dan perluasan akses pasar UMKM.
“Penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan. Berdaya Saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor”, ujar Destry Damayanti, saat membuka KKI 2026.
Dalam gelaran KKI 2026, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta berpartisipasi melalui kehadiran 30 UMKM binaan untuk menampilkan beragam produk unggulan dan inovatif di KKI 2026. Keikutsertaan tersebut menjadi sarana bagi UMKM binaan untuk memperkenalkan produk, memperluas jejaring usaha, serta meningkatkan peluang akses pasar di tingkat nasional maupun global.
“Melalui KKI 2026, kami mendorong UMKM binaan tidak hanya tampil, tetapi juga memperluas pasar, memperoleh akses pembiayaan, masuk ke dalam rantai nilai, serta tumbuh menjadi usaha yang tangguh dan berdaya saing. Inilah langkah bersama untuk menjadikan UMKM sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan”, ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan.
Penguatan UMKM di DKI Jakarta dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan yang salah satunya dikemas dalam program Jagoan Wirausaha Jakarta (JAWARA). Program tersebut hingga saat ini telah memfasilitasi tidak kurang dari 432 UMKM.
Selain itu, sebagai salah satu rangkaian Road to KKI, telah diselenggarakan Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 yang puncak acaranya dihelat pada 4–5 Juli 2026 di Istora Senayan, Jakarta. Kegiatan yang merupakan sinergi antara KPw BI DKI Jakarta dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut juga merupakan salah satu wadah untuk mendorong promosi, meningkatkan transaksi, memfasilitasi pembiayaan, dan memperluas akses pasar UMKM.
Adapun KKI 2026 yang diselenggarakan selama 4 hari secara luring di JICC diikuti lebih dari 550 UMKM. Sementara itu, pameran daring melalui platform digital www.karyakreatifindonesia.co.id melibatkan lebih dari 1.300 UMKM. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM secara luring dan lebih dari 1.100 UMKM secara daring.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....