Ranami Cakes Kembangkan Kue Sehat Tembus Pasar Ritel Modern
- 29 Jul 2026 10:24 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Ranami Cakes, usaha kuliner milik Diah Kartikasari dari Pekayon Bekasi Selatan, berhasil menembus pasar ritel modern dengan produk kue sehat berbahan bebas gluten.
- Diah meninggalkan profesinya sebagai tenaga pengajar pada tahun 2020 untuk fokus mengembangkan usaha kuliner Ranami Cakes dengan serius.
- Pertumbuhan Ranami Cakes dari bisnis rumahan menjadi produk terpercaya konsumen didorong oleh inovasi, legalitas, dan komitmen terhadap kualitas produk.
RRI.CO.ID, Jakarta – Ranami Cakes berhasil mengembangkan produk kue sehat berbahan bebas gluten hingga menembus pasar ritel modern. Usaha kuliner milik Diah Kartikasari asal Pekayon, Bekasi Selatan, itu berkembang dari bisnis rumahan menjadi produk yang dipercaya konsumen berkat inovasi, legalitas, dan komitmen terhadap kualitas.
Keputusan Diah meninggalkan profesinya sebagai tenaga pengajar pada tahun 2020 menjadi awal keseriusannya membangun usaha kuliner. Berbekal hobi membuat kue untuk keluarga, ia mengembangkan Ranami Cakes menjadi usaha yang kini menjangkau berbagai saluran pemasaran.
Menurut Diah, membangun kepercayaan konsumen tidak cukup hanya mengandalkan cita rasa produk. Ia melengkapi seluruh persyaratan legalitas usaha secara bertahap, mulai dari Perizinan Produk Industri Rumah Tangga, Sertifikat Halal, hingga pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual.
"Seiring berjalannya waktu, saya ikut pelatihan dan mendapatkan ilmu bahwa produk makanan harus memiliki kemasan yang baik serta legalitas sebagai bentuk tanggung jawab kepada konsumen," ujar Diah Kartikasari saat mengisi acara Teras Usaha Mikro Kecil dan Menengah di 92,8 FM Pro4 Radio Republik Indonesia atau RRI Jakarta.
Sejak tahun 2017, Ranami Cakes mulai mengembangkan produk kue kering, cake, dan pencuci mulut yang bebas gluten serta rendah kalori. Diah menggunakan tepung arorut sebagai pengganti tepung terigu dan gula aren sebagai pemanis alami untuk mendukung gaya hidup sehat masyarakat.
"Awalnya tidak direncanakan. Saya menemukan resep menggunakan tepung arorut dari umbi garut, kemudian beralih memakai gula aren. Proses mencoba resep berlangsung sekitar satu tahun hingga menghasilkan rasa yang benar-benar sesuai," ucap Diah.
Strategi inovasi juga dilakukan saat pandemi Covid-19 melalui peluncuran kukis dalam kemasan saset berukuran kecil dengan harga Rp15.000. Produk tersebut memudahkan Ranami Cakes menjalin kerja sama dengan sejumlah kafe dan kedai kopi, termasuk di kawasan Fresh Market Jagad Raya Bekasi.
Selain melayani penjualan langsung dan sistem konsinyasi, Ranami Cakes juga menerima jasa produksi maklun bagi berbagai merek serta memasok produk ke sektor perhotelan. Diah mengatakan pengembangan jejaring usaha menjadi salah satu strategi untuk menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
Ke depan, Diah terus meningkatkan kemampuan pemasaran digital melalui berbagai pelatihan. Ia berharap Ranami Cakes dapat memiliki gerai mandiri sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....