Bakpao Gandum Royal Kue ID, Camilan Sehat Karya Ibu Rumah Tangga

  • 25 Jun 2026 18:27 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Program Teras UMKM dalam siaran Jakarta Punya Cerita di RRI Pro 4 Jakarta kembali menghadirkan kisah inspiratif pelaku usaha lokal. Dalam wawancara yang dipandu oleh host Jo Adithya atau Bang Jojo, Yusnianti, pendiri sekaligus CEO Bakpao Gandum Royal Kue ID, membagikan perjalanan usahanya membangun produk bakpao sehat berbahan gandum utuh yang kini semakin dikenal masyarakat dan meraih prestasi di tingkat nasional.

Yusnianti menjelaskan bahwa ide menghadirkan bakpao gandum lahir dari kepeduliannya terhadap pola hidup sehat. Bersama rekannya, ia melihat kebutuhan masyarakat akan camilan yang tidak hanya lezat dan mengenyangkan, tetapi juga lebih ramah bagi kesehatan. Berbekal semangat tersebut, mereka mengembangkan bakpao berbahan tepung wholemeal premium tanpa tambahan pengawet, pemutih, maupun pelembut, serta telah bersertifikat halal.

"Kami ingin membuktikan bahwa makanan sehat tidak harus mahal atau sulit ditemukan. Bakpao gandum ini kami hadirkan sebagai alternatif camilan yang tetap lezat, mengenyangkan, dan memberikan manfaat kesehatan bagi konsumen," ujar Yusnianti saat wawancara di Studio Pro4 Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026.

Keunggulan produk ini terletak pada kandungan serat alami gandum yang lebih tinggi dibandingkan bakpao konvensional. Berbagai testimoni positif dari pelanggan, termasuk penderita diabetes yang merasa lebih nyaman mengonsumsinya, semakin memperkuat keyakinan Yusnianti untuk terus mengembangkan usaha tersebut.

Perjalanan bisnis Bakpao Gandum Royal Kue ID dimulai dari sistem pre-order rumahan dalam skala kecil. Namun, perkembangan signifikan terjadi pada akhir tahun 2024 saat mereka membuka outlet fisik di kawasan Pasar PIK, Pantai Indah Kapuk. Lokasi yang strategis di dekat akses tol membuat outlet tersebut menjadi destinasi favorit pelanggan yang mencari oleh-oleh khas Jakarta, bahkan dilengkapi dengan layanan drive-thru untuk kemudahan berbelanja.

Dengan latar belakang di bidang teknologi informasi dan pemasaran digital, Yusnianti juga memanfaatkan berbagai platform online untuk memperluas jangkauan pasar. Strategi pemasaran yang terintegrasi antara penjualan offline dan online terbukti efektif meningkatkan popularitas merek serta memperkuat loyalitas pelanggan.

"Masuk 10 besar Food Flourpreneur Bogasari 2026 menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Dari sana, produk kami semakin dikenal dan mendapat kesempatan tampil di berbagai pameran besar yang membuka banyak peluang kerja sama," kata Yusnianti

Meski sempat menghadapi tantangan dalam mengedukasi konsumen mengenai warna alami bakpao gandum yang lebih kecokelatan dibandingkan bakpao biasa, Yusnianti berhasil mengubah persepsi tersebut menjadi nilai tambah yang menunjukkan kualitas bahan baku yang digunakan.

Selain fokus mengembangkan bisnis, Yusnianti juga aktif menjalin kerja sama B2B dengan berbagai kafe serta membuka peluang reseller bagi para ibu rumah tangga. Menurutnya, UMKM dapat menjadi sarana pemberdayaan ekonomi keluarga sekaligus ruang untuk mengembangkan potensi diri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....